Bagikan:

JAKARTA - Para ibu muda yang tengah mempersiapkan diri menjalani peran barunya sekarang bisa banyak belajar banyak bersama siniar atau podcast Cerita Moms, lho. Moms bisa berinteraksi langsung, mendiskusikan pengalaman pribadi dengan para ahli.

Cerita Moms hadir karena tahu tantangan menjadi ibu baru. Karena itu, Cerita Moms ingin menemani perjalanan para Moms yang kali ini bisa berbagi tentang golden age bayi alias 1.000 hari pertama dalam tumbuh kembang si bayi.

Ada dokter spesialis anak, dr. Yoga SpA, yang dihadirkan buat para Moms membahas apa saja yang perlu dilakukan dalam masa golden age bayi.

Jadi, para ibu muda tak perlu khawatir mencari referensi untuk kesiapan dirinya menyambut sang buah hati untuk kali pertama. Apalagi, golden age bayi merupakan periode penting dalam tumbuh kembang sehingga diperlukan pendekatan yang tepat dari para ibu.

"Seribu hari pertama masa di mana bayi tumbuh dan berkembang dengan pesat. Dimulai dari ibu hamil sampai bayi berusia dua tahun. Kenapa penting? Otak bertumbuh sangat pesat, 80 persen, struktur otak bertumbuh pesat di periode ini."

"Makanya stimulasi yang tepat untuk motorik, sensorik, kognitif, dan semua hal tentang perkembangan itu sangat penting pada dua tahun pertama kehidupan ini," tutur dr. Yoga SpA membuka obrolan.

Bersama Cerita Moms, para ibu bisa memahami step by step pendampingan dalam golden age bayi agar tumbuh kembang bisa maksimal.

Misalnya saja dalam hal motorik, yang mana si bayi ada perkembangannya dari ujung kepala sampai ujung kaki. Jadi, gampangnya usia 0 sampe 3 bulan dia harus bisa mengangkat kepala.

"Jadi, si kepalanya sampai kepalanya tegak, cara melatihnya dengan latihan tengkurap. Kalau bahasa populernya tummy time. Harus sering tuh tummy time sehingga bayinya tadinya kepalanya jatuh-jatuh sampai dia bisa mengangkat kepalanya tegak."

"Itu mulai dari umur berapa, tuh? Usia 0 sampe 3 bulan. Lalu, kemudian usia 4 sampai 6 bulan mulai turun ke bawah, saat lehernya sudah kuat mulai kita latih dari pinggang atas sampai pinggang bawah."

"Dimulai latihan duduk dan berguling. Jadi, guling-guling dan duduk. Nanti latihannya si bayi itu kita gulingkan ke kanan ke kiri, dari telentang ke tengkurap, terus dari tengkurap ke telentang," tutur dr. Yoga.

Lebih lanjut, dr. Yoga mengungkapkan bahwa setelah usia enam bulan, ketika bayi mulai bisa menahan pinggangnya untuk duduk, di situlah masuk fase makan. Setelah itu, si bayi akan mulai latihan otot paha dan betis.

Bayi mulai belajar merangkak pada usia enam bulan ke atas, baik belajar berdiri hingga belajar berjalan tanpa dengan pegangan. Berikutnya pada usia 12 bulan, si bayi akan mulai berjalan tanpa pegangan.

"Jadi, motorik itu sangat penting. Pada saat kita melatih itu menentukan kemampuan anak, dia bisa atau tidak. Stimulasi itu tujuannya adalah untuk membentuk memori otot. Ketika memori otot sudah terbentuk, anak sudah mulai muncul kepercayaan diri untuk bisa mengerjakan hal-hal yang harusnya dia kerjakan. Saat terbentuk memori otot, otot dan neuromuskular atau sistem sarafnya berkembang dengan baik," ujar dr. Yoga lagi.

Banyak hal yang dibahas Cerita Moms bersama dr. Yoga SpA. Setelah motorik, dikupas tuntas juga mengenai perkembangan sensorik dan kognitif bayi dalam masa golden age.

Para Moms bisa langsung mengunjungi YouTube Cerita Moms untuk mendapat cerita lengkap soal golden age si bayi agar mendapat bekal dalam mendampingi sang buah hati untuk meraih golden age dengan maksimal.

Para Moms juga perlu tahu bahwa podcast Cerita Moms menjadi tempat aman untuk menyiapkan diri menemani tumbuh kembang si buah hati dan tentunya buat para ibu muda yang yang sedang atau akan menjalani peran baru.

Banyak tema-tema menarik yang bisa para Moms dapatkan seputar peran ibu muda dalam YouTube Cerita Moms, yang juga selalu memberikan ruang hangat untuk menghadirkan cerita-cerita luar biasa di balik kehidupan para ibu, mulai dari momen sederhana yang penuh makna sampai perjuangan yang tak terlihat tapi begitu nyata.