JAKARTA - Di era belanja digital yang serba cepat, kurasi produk kecantikan di platform marketplace menjadi kunci penting bagi konsumen untuk menemukan produk yang sesuai dengan kebutuhan spesifik mereka.
Di tengah melimpahnya pilihan, kurasi tidak hanya berperan sebagai filter kualitas, tapi juga mencerminkan tren dan preferensi konsumen terkini.
Marketplace kini tak lagi sekadar tempat jual beli, melainkan ekosistem pengalaman tempat pengguna bisa mengeksplorasi produk berdasarkan gaya hidup, usia, hingga kondisi kulit.
Salah satu entitas yang mengadopsi pendekatan ini secara aktif adalah Sociolla, yang secara berkala menghadirkan kurasi produk kecantikan tematik berdasarkan riset perilaku konsumen. Mengacu pada data dari SOCO Insight Factory – Beauty Trend Highlight 2025, konsumen—terutama Gen Z dan milenial—semakin menyukai produk yang memiliki fungsi ganda, sesuai kebutuhan spesifik, dan mengikuti inovasi terbaru.
Di pertengahan 2025 ini, marketplace seperti Sociolla menyajikan empat tema kurasi kecantikan utama, mencerminkan kombinasi antara fungsi, gaya hidup, dan tren yang sedang berlangsung. Berikut adalah sorotannya:
1. Skincare multifungsi
Generasi muda kini cenderung memilih produk skincare yang efisien, fungsional, dan mudah dibawa. Kurasi pertama menyoroti berbagai produk perawatan diri yang tidak hanya praktis, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan kulit di tengah mobilitas tinggi.
Beberapa produk seperti deodoran natural berbasis tumbuhan, tisu pembersih wajah instan, serta masker dengan efek tightening cepat, menjadi pilihan populer karena efisiensinya. Produk-produk ini didesain untuk bisa digunakan kapan saja, baik di kantor, kampus, atau saat bepergian.
2. Skincare dengan inovasi unik
Kurasi kedua fokus pada produk-produk unik yang menggabungkan teknologi kecantikan terbaru dengan bahan aktif efektif, sering kali belum banyak dikenal secara luas namun menjanjikan hasil yang signifikan.
Dari cleansing oil berbasis zaitun, masker ampul intensif, hingga serum dengan peptida kompleks dan patch jerawat transparan, produk-produk ini menampilkan fungsi khusus untuk menjawab permasalahan seperti kulit kusam, dehidrasi, atau breakout.
BACA JUGA:
3. Skincare ala Korea
Tren kecantikan Korea terus mendominasi pasar Asia, termasuk Indonesia. Tidak hanya dari sisi estetika, tapi juga dari filosofi perawatan kulit yang fokus pada kesehatan kulit jangka panjang. Kurasi ini menghadirkan merek-merek K-beauty yang tengah naik daun dan dikenal akan kualitas bahan serta formulanya yang ramah kulit.
Mulai dari pembersih wajah berbasis beras dari I’m From GWP, moisturizer pH rendah untuk kulit sensitif, hingga serum berbahan mutiara seperti Klavuu Special Divine Pearl Serum untuk elastisitas, semuanya disusun untuk menghasilkan tampilan kulit natural dan cerah ala bintang drama Korea.
4. Produk kecantikan viral
Banyak produk kecantikan yang viral di media sosial, terutama TikTok atau yang berasal dari Korea dan beberapa negara lainnya yang sulit diakses tanpa jasa titip (jastip). Menjawab kebutuhan ini, kurasi terakhir menampilkan berbagai produk viral yang kini tersedia resmi di Indonesia.
Beberapa di antaranya termasuk ampoule penenang kulit, serum pencerah berbasis enzim teh hijau dan vitamin C, serta masker kolagen dalam bentuk film. Produk-produk ini dikenal lewat testimoni positif dari para beauty enthusiast dan dianggap cocok untuk kulit Asia.
Kurasi-kurasi di atas bukan dibuat secara acak. Prosesnya melibatkan analisis data perilaku pengguna, tren pencarian, serta feedback dari komunitas konsumen. Pendekatan berbasis data ini membantu pengguna menemukan produk yang tepat tanpa harus menghabiskan waktu berjam-jam menyaring opsi yang ada.
"Kami percaya marketplace bukan hanya sekadar tempat belanja, tapi juga destinasi kecantikan yang bisa diandalkan para beauty enthusiast untuk eksplorasi produk dan menemukan solusi terbaik sesuai kebutuhan mereka. Lewat kurasi ini, kami berharap bisa terus menginspirasi Bestie untuk tampil percaya diri dengan produk yang tepat dan relvan,” tutup Chrisanti Indiana, Co-Founder & CMO Social Bella dalam keterangannya kepada VOI.