YOGYAKARTA – Malam 1 Suro memiliki makna penting bagi masyarakat Jawa. Mereka percaya bahwa malam tersebut sangat lekat dengan nilai spiritual yang mampu mendatangkan keberkahan namun marabaha jika tidak disikapi dengan bijaksana. Kepercayaan masyarakat Jawa tersebut tidak lepas dari sejarah malam 1 Suro yang diturunkan sampai sekarang.
Sejarah Malam 1 Suro
Dalam tulisan berjudul Tradisi Upacara Satu Suro Di Tanah Jawa Dalam Pandangan Al-Qur'an yang diterbitkan di jurnal INNOVATIVE: Journal Of Social Science Research, dijelaskan apa itu Suro.
Menurut pandangan mitologi Jawa, “Suro” adalah nama makhluk legendaris. Ia dikenal sebagai raja bangsa jin yang kuat namun bijaksana. Meski dipercaya bukan berasal dari bangsa manusia, Suro memiliki peran penting yang berkaitan dengan budaya, kepercayaan, serta mitologi Jawa.
Suro juga dijadikan sebagai nama bulan dalam kalender Jawa. Suro adalah bulan pertama di penanggalan Jawa. Jika dilihat dari kalender Hijriah, Suro bertepatan dengan bulan Muharram.
BACA JUGA:
Menurut kepercayaan orang Jawa, keistimewaan Malam 1 Suro adalah adanya kekuatan mistis dan magis. Di sisi lain sebagai bulan pertama penanggalan Jawa, 1 Suro dianggap mengusung semangat pergantian tahun baru. Dari sini kepercayaan datangnya energi atau kehadiran makhluk halus bermunculan.
Masyrakat Jawa menganggap malam 1 Suro adalah waktu yang tepat untuk merefleksi diri dan memberi penghormatan kepada leluhur. Bulan ini harus disikapi dengan baik demi mendapatkan keberkahan sekaligus keselarasan dalam hidup.
Itulah informasi terkait sejarah Malam 1 Suro. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.