JAKARTA - Kabar kurang menyenangkan datang dari penyanyi cilik Farel Prayoga di mana ayahnya, Joko Suyoto diamankan pihak kepolisian usai diduga terlibat dalam kasus judi online.
Melihat hal ini, manajer Farel Prayoga, Muhammad Rais mengatakan kalau kondisi kesehatan mental Farel baik-baik saja usai menjadi pemeriksaan bersama psikolog.
"Kondisi FP (Farel Prayoga) saat ini sudah kemarin sudah ada pendampingan psikolog terkait FP. Terus dari hasil assesmentnya bagaimana hasil psikologi Farel sudah disampaikan ke saya alhamdulillah baik cuman ada beberapa hal yang harus jadi perhatian khusus," ungkap Muhammad Rais di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Rabu, 18 Juni.
Tetapi tak bisa dipungkiri oleh Rais kalau kasus ini sempat mengganggu aktivitas kliennya meski dipastikan Farel akan tetap berkarya.
"Kalau mengganggu secara waktu keganggu, melakukan aktivitas A," tegas Muhammad Rais.
"Tapi secara karya kita terus berkarya. Enggak bikin Farel nggak semangat berkarya," lanjutnya.
Untuk meringankan beban kliennya, Rais memilih memindahkan sekolah Farel ke Jakarta agar lebih bisa banyak bersosialisasi.
"Makanya FP ini sudah saya pindahkan sekolah ke Jakarta untuk mengoptimalkan pendidikan dan karirnya dia. Jadi dengan beradanya dia disini, dia lebih banyak ketemu teman-teman sekolahnya, bukan berarti disana engga," ujarnya.
"Tapi kan dulu dia menggunakan kurikulum merdeka itu yang diperuntukkan untuk anak-anak yang memiliki bakat khusus dari pemerintah," sambungnya.
Untungnya keputusan ini didukung oleh pihak Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Cluring tempat Farel bersekolah dulu.
BACA JUGA:
"Akhirnya kepsek nya Farel dari SMP Negeri 1 Cluring itu ngomong ke saya juga bahwa yang terbaik yang harus ditempuh Farel saat ini adalah pindah ke Jakarta," tandasnya.