JAKARTA - Pernikahan menjadi momen sakral dan penuh makna bagi setiap pasangan, begitu pula bagi Stephanie, putri dari diva Indonesia, Titi DJ. Dalam pernikahan tersebut, ada hal yang unik dan berbeda dibandingkan pernikahan pada umumnya: pasangan pengantin tidak menggunakan cincin sebagai simbol ikatan.
"Stephanie phobia terhadap segala sesuatu yg berbentuk jewelry, jadi mereka berdua tidak memakai cincin," ungkap Titi DJ dikutip VOI dari instagram @ti2dj, Senin, 2 Juni.
Meskipun demikian, pasangan ini tetap memiliki cara tersendiri untuk menandai ikatan suci mereka.
"Tapi mereka akan punya sesuatu untuk menandakan bahwa mereka telah terikat satu sama lain," lanjutnya.
Sebagai putri dari campuran budaya Indonesia dan Amerika, Stephanie memilih untuk menampilkan identitas keduanya melalui busana yang dikenakan saat pernikahan.
"Stephanie sengaja memadukan busananya antara Indonesia dan Amerika secara dia adalah anak campuran kedua negara tersebut," tutur Titi DJ.
Padu padan gaya itu menciptakan tampilan unik namun tetap anggun.
BACA JUGA:
"Dia memakai atasan kebaya white lace, dan kain tenun ikat, dipadukan dengan cowboy boots berwarna biru muda," jelas Titi.
Busana keluarga pun turut menyesuaikan konsep etnik modern yang diusung Stephanie.
"Aku, Salmaa dan Salwaa memakai kebaya dan kain modern, Daffa memakai kemeja semi ethnic Indonesia," bebernya.
Sedangkan pihak keluarga dari pasangan Stephanie tampil dalam balutan yang lebih kasual namun tetap elegan.
"Sedangkan Asher dan keluarga memakai setelan casual rapih," pungkasnya.
Sebelumnya, Titi DJ mengungkapkan kalau putrinya itu resmi menikah dengan Asher Novkov-Bloom pada Sabtu, 30 Mei kemarin di Beverly Hills Courthous, Los Angeles, USA dan dihadiri oleh keluarga inti.
Rencana Stephanie akan mengadakan resepsi pernikahan di Indonesia pada bulan Juli atau Agustus.