<i>Weekend Anxiety</i>, Kegelisahan Saat Akhir Pekan yang Perlu Diwaspadai Gejalanya
Ilustrasi weekend anxiety (Pexels/Karolina Grabowska)

Bagikan:

JAKARTA – Setelah lima hari kerja, weekend tiba mestinya disambut dengan gembira. Tetapi bagi seseorang yang mengalami weekend anxiety akan mengalami kondisi yang berbeda.

Seorang psikolog klinis, Catherine Madigan mengemukakan bahwa mereka yang menderita sindrom ini akan gelisah sebab cemas akhir pekannya tidak bisa dinikmati dengan baik. Weekend anxiety memang bukan istilah medis tetapi tak sedikit orang yang mengalami hal tersebut.

Terutama seseorang yang memiliki harapan dan keinginan besar menghabiskan akhir pekan dengan sempurna. Dilansir Kompas, Jumat, 30 April, psikolog klinis, Luke Martin juga mengatakan bahwa kecemasan yang hadir mendekati atau saat akhir pekan ini efek samping dari kehidupan modern.

Kehidupan modern yang tidak banyak memiliki waktu untuk menikmati akhir pekan membuat tertekan. Dua hari untuk beristirahat dan melakukan aktivitas relaksasi akhirnya justru dirasa tidak sempurna sebab dilingkupi ketakutan, kecemasan, dan kegelisahan.

Ekspektasi terlalu tinggi juga memicu tingginya rasa gelisah. Ini membuat Anda semakin merasa tertekan, ungkap Dokter Martin.

Yang tidak terduga, weekend anxiety justru sering dialami oleh mereka yang bekerja terlalu keras.

 

“Kecemasan akhir pekan mungkin merupakan indikasi bahwa Anda terbiasa dengan lingkungan yang terkontrol di tempat kerja. Inilah yang membuat kecemasan mudah muncul,” papar Dr Martin.

Artinya, bukan akhir pekan yang santai dan lepas dari beban kerja yang dikontrol oleh kantor tetapi karena tidak ada pekerjaan yang dilakukan untuk akhir pekan, efeknya merasakan kecemasan serta kegelisahan.

Weekend anxiety dapat dikenali dengan gejala tertentu. Gejala-gejalanya antara lain sebagai berikut:

  •          Mudah marah
  •          Sering sakit kepala
  •          Panik
  •          Terlalu khawatir
  •          Sakit perut
  •          Mudah jengkel
  •          Kurang menikmati waktu santai

 

Untuk mengatasi hal ini, seseorang butuh perencanaan. Cobalah untuk membuat rencana kegiatan apa saja yang bisa dilakukan saat akhir pekan. Baik itu beraktivitas di rumah sendirian, maupun berkumpul bersama rekan dekat dan keluarga.

Lebih pentingnya lagi, seseorang yang mengalami weekend anxiety perlu mengurangi tekanan pada diri sendiri. Anda, jika mengalami kegelisahan menjelang atau selama akhir pekan cobalah untuk melakukan aktivitas yang paling digemari.

Ini perlu dilakukan agar setiap waktu santai yang dipunyai bisa tetap berarti dan bisa berisitrahat dari beban pekerjaan.