Bagikan:

JAKARTA - Rumah produksi Rekata Studio merilis tampilan perdana dari film terbaru Wregas Bhanuteja, Para Perasuk. Film ini menjadi karya teranyarnya dua tahun setelah Budi Pekerti.

Pada tampilan perdananya, film ini memperkenalkan para pemerannya dengan penampilan dan situasi yang berbeda. Mereka adalah Angga Yunanda, Bryan Domani, dan Chicco Kurniawan tampil dengan alat musik mereka masing-masing.

Angga Yunanda dengan terompet tradisionalnya, Bryan Domani dengan alat perkusi, dan Chicco Kurniawan memainkan gitarnya. Selain itu, ada Maudy Ayunda dalam kondisi trance yang memicu penasaran dari konflik utamanya.

Kemudian ada Indra Birowo, Ganindra Bimo, serta Anggun dalam debut aktingnya dengan penampilan yang berbeda.

“First look yang kami tampilkan akan memberikan petunjuk tentang transformasi karakter para aktor di film ini, yang belum pernah dilihat oleh penonton sebelumnya di film-film mereka lainnya,” kata penulis dan sutradara Wregas Bhanuteja.

Para Perasuk menceritakan sebuah desa yang menganggap kerasukan roh adalah sebuah kepuasan. Bayu (Angga Yunanda) ingin menjadi perasuk menjadi karakter sentral yang akan mengatasi sebuah krisis di desa tempat tinggalnya dari penguasa.

Film Para Perasuk dengan judul Levitating merupakan produksi kolaborasi antara Indonesia, Singapura, dan Thailand. Film ini memenangkan penghargaan CJ ENM dalam rangkaian Busan International Film Festival (BIFF) 2024.

Adapun, film Para Perasuk direncanakan tayang di bioskop Indonesia pada tahun ini.