Bagikan:

YOGYAKARTA – Setelah prosedur donor darah selesai dilakukan, pendonor akan mendapatkan minuman dan camilan yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi rasa lemas atau pusing. Selain itu setelah donor darah juga disarankan istirahat sebelum melakukan aktivitas kembali normal. Namun, pendonor harus tahu hal yang perlu dilakukan setelah donor darah untuk mengantisipasi dampak tertentu.

Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Donor Darah

Setelah prosedur donor darah selesai dilakukan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan wajib diperhatikan. Beberapa hal berikut ini bisa dilakukan agar kondisi cepat pulih. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan pascadonor.

  1. Lakukan pembatasan aktivitas fisik

Setelah donor darah, pendonor harus melakukan pembatasan aktivitas fisik yang terlalu berat. Pasalnya setelah donor kemungkinan akan merasa lemas. Tidak disarankan pula untuk langsung mengemudi kendaraan secara langsung.

  1. Jangan angkat beban terlalu berat

Jangan mengangkat barang berat dengan tangan yang disuntik. Jika perlu mengangkat barang berat, sebaiknya menunggu hingga kondisi badan benar-benar pulih. Pendonor perlu jeda angkat benda berat setidaknya 24 jam setelah donor darah.

  1. Tempelkan plester untuk tutup bekas luka suntik

Jangan lupa untuk menempelkan plester di bekas luka jarum suntik. Namun perlu diketahui bahwa biasanya petugas medis sudah menempelkan plester di bekas luka sehingga pendonor tak perlu menempelkan plester tambahan. Hanya saja pendonor perlu menjaga agar plester tersebut tetap terjaga setidaknya 4 jam setelah donor.

  1. Duduk di tempat teduh

Lebih baik menghindari berdiri terlalu lama di tempat panas. Gantinya, carilah tempat teduh lalu duduk di kursi agar lebih rileks. Atau jika memungkinkan cobalah untuk berbaring dengan posisi kaki sedikit lebih tinggi. Anda bisa mengganjal kaki dengan bantal.

  1. Makan dan minum

Bukan tanpa alasan mengapa pendonor mendapatkan air minum dan makanan ringan setelah donor darah. Makanan dan minuman tersebut perlu dikonsumsi jika pendonor merasa lemas atau pusing. Mengonsumsi air minum perlu dilakukan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena donor. Perbanyak pula makanan yang kaya zat besi.

  1. Kompres jika memar

Segera kompres bekas luka suntik jika kulit memar. Pengompresan dilakukan dengan es yang dilapisi handuk agar lebih nyaman. Namun jika bekas luka suntik tidak memar atau tidak nyeri berkepanjangan, maka pengompresan tidak perlu dilakukan.

Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan setelah donor darah. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.