YOGYAKARTA – Setelah prosedur donor darah selesai dilakukan, pendonor akan mendapatkan minuman dan camilan yang bisa dikonsumsi untuk mengatasi rasa lemas atau pusing. Selain itu setelah donor darah juga disarankan istirahat sebelum melakukan aktivitas kembali normal. Namun, pendonor harus tahu hal yang perlu dilakukan setelah donor darah untuk mengantisipasi dampak tertentu.
Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Donor Darah
Setelah prosedur donor darah selesai dilakukan, ada beberapa hal yang perlu dilakukan dan wajib diperhatikan. Beberapa hal berikut ini bisa dilakukan agar kondisi cepat pulih. Berikut ini beberapa hal yang perlu dilakukan pascadonor.
- Lakukan pembatasan aktivitas fisik
Setelah donor darah, pendonor harus melakukan pembatasan aktivitas fisik yang terlalu berat. Pasalnya setelah donor kemungkinan akan merasa lemas. Tidak disarankan pula untuk langsung mengemudi kendaraan secara langsung.
- Jangan angkat beban terlalu berat
Jangan mengangkat barang berat dengan tangan yang disuntik. Jika perlu mengangkat barang berat, sebaiknya menunggu hingga kondisi badan benar-benar pulih. Pendonor perlu jeda angkat benda berat setidaknya 24 jam setelah donor darah.
- Tempelkan plester untuk tutup bekas luka suntik
Jangan lupa untuk menempelkan plester di bekas luka jarum suntik. Namun perlu diketahui bahwa biasanya petugas medis sudah menempelkan plester di bekas luka sehingga pendonor tak perlu menempelkan plester tambahan. Hanya saja pendonor perlu menjaga agar plester tersebut tetap terjaga setidaknya 4 jam setelah donor.
- Duduk di tempat teduh
Lebih baik menghindari berdiri terlalu lama di tempat panas. Gantinya, carilah tempat teduh lalu duduk di kursi agar lebih rileks. Atau jika memungkinkan cobalah untuk berbaring dengan posisi kaki sedikit lebih tinggi. Anda bisa mengganjal kaki dengan bantal.
- Makan dan minum
Bukan tanpa alasan mengapa pendonor mendapatkan air minum dan makanan ringan setelah donor darah. Makanan dan minuman tersebut perlu dikonsumsi jika pendonor merasa lemas atau pusing. Mengonsumsi air minum perlu dilakukan untuk mengganti cairan tubuh yang hilang karena donor. Perbanyak pula makanan yang kaya zat besi.
BACA JUGA:
- Kompres jika memar
Segera kompres bekas luka suntik jika kulit memar. Pengompresan dilakukan dengan es yang dilapisi handuk agar lebih nyaman. Namun jika bekas luka suntik tidak memar atau tidak nyeri berkepanjangan, maka pengompresan tidak perlu dilakukan.
Itulah beberapa hal yang perlu dilakukan setelah donor darah. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.