YOGYAKARTA – Pada momen lebaran, kita mungkin bertemu dengan orang yang dulu pernah melakukan kesalahan dan membuat kita kecewa. Pengampunan dengan cara memaafkan, ternyata bermanfaat besar bagi diri kita sendiri. Kalau Anda masih sulit memaafkan seseorang, perlu kiranya memahami alasan kenapa memaafkan itu penting, berikut penjelasannya.
1. Saat memaafkan seseorang, Anda memaafkan diri sendiri
Mendendam ternyata tidak hanya benci pada orang lain, tetapi juga menyakiti diri sendiri. Dendam itu tentang apa yang Anda biarkan terjadi pada diri, terang psikiatris Abigail Brenner, MD. dilansir Psychology Today, Senin, 24 Maret. Menurut pengalaman banyak orang, mereka tidak tahu ada orang yang membenci atau menyimpan dendam kecuali memberi tahu orang tersebut. Maka dengan memaafkan diri sendiri, berarti Anda memperpendek konflik. Memaafkan diri sendiri juga menyembuhkan luka hati, pikiran, dan jiwa. Ini berarti Anda telah mengambil tindakan memperbaiki hidup dan kesejahteraan diri.
2. Memaafkan membuat Anda keluar dari mode korban
Perilaku playing victim atau mode korban, itu berbahaya. Sebab ini berarti tidak memutus ikatan negatif karena tidak memaafkan. Anda bisa kok memaafkan tanpa melupakan dengan apa yang pernah terjadi. Anda bisa memaafkan tetapi memilih untuk tidak berinteraksi secara sama, itu adalah pilihan. Pesan Brenner, tidak lagi menjadi korban artinya enggak dikendalikan energi negatif. Anda akan fokus pada diri sehingga jadi lebih kuat, berintegritas, dan membangun karakter.
3. Memaafkan itu membebaskan
Memaafkan berarti mengalokasikan energi dan emosi untuk hal positif bagi pertumbuhan serta kesehatan emosional, psikologis, dan fisik. Memaafkan juga berarti tidak pada rantai yang menyedot energi. Alih-alih berfokus pada semua hal negatif, memaafkan memungkinkan Anda untuk mengingat semua hal positif yang mungkin masih ada.
BACA JUGA:
4. Memaafkan itu menyehatkan
Emosi negatif merampas energi dan membebani tubuh, pikiran, serta jiwa. Kemarahan dan kecemasan menyebabkan tekanan darah tinggi, detak jantung tidak seimbang, dan perasaan tak terkendali. Intensitasnya dapat bervariasi, mulai dari reaksi fisik yang ringan hingga sangat intens. Maka memaafkan membuat kita emrasa sedikit lega, beban terangkat dari pundah, dan bisa menghela napas rileks.
5. Memaafkan membantu melangkah maju di jalur spiritual
Memaafkan mendorong welas asih dan dapat berhubungan dengan orang lain dengan nyaman. Membuat kesalahan merupakan pengalaman manusia. Jadi memaafkan adalah tindakan kebaikan serta jalan menuju perasaan damai.
Itulah kelima alasan kenapa memaafkan itu penting. Tetapi perlu dipahami, memaafkan tidak hanya terpaku pada momen tertentu, seperti lebaran. Memaafkan bisa dilakukan kapan pun ketika kecewa dan dendam terasa memberatkan.