Bagikan:

JAKARTA - Cameron Diaz kembali berakting setelah 10 tahun melalui film terbaru, Back in Action. Dalam film ini, ia beradu peran dengan Jamie Foxx yang menjadi salah satu alasan Diaz memilih akting lagi.

“Saya menjalani 10 tahun tanpa memperhatikan apapun, tidak menerima tawaran (akting) dan ketika saya mendapat naskah ini, saya pikir mungkin ini waktunya,” kata Cameron Diaz dalam Graham Norton Show.

“Jika saya ingin meninggalkan keluarga saya untuk 10 jam sehari, saya ingin melakukannya dengan pria yang paling bertalenta di bisnis hiburan,” katanya.

Lebih lanjut, Cameron Diaz merasa beruntung bisa kembali berakting dan didukung oleh keluarganya. 10 tahun jauh dari film, ia merasa berakting adalah sebuah hak istimewa.

“Sebuah keuntungan untuk membuat film dan kami semua beruntung bisa melakukan apa yang kami lakukan. Pintu yang terbuka untuk saya setelah satu dekade sangat luar biasa,” kata Diaz.

“Saya mencintai 10 tahun untuk saya dan keluarga saya, tapi saya pikir ‘Jika saya meninggalkan semua ini, jika saya tidak berinteraksi lagi, atau saya tidak memberinya kesempatan, saya bodoh’ mungkin ini awal dari sesuatu tapi saya di sini dan saya bersyukur,” katanya.

Back in Action menjadi film terbaru Cameron Diaz setelah film Annie pada tahun 2014. Ia beradu akting dengan James Foxx pada Any Given Sunday yang dirilis pada tahun 1999.

“Gimana kalian berkata tidak dengan Jamie Foxx ketika dia bilang ‘Eh, aku punya komedi aksi tempat kita bisa bersenang-senang. Jika ada seseorang yang saya bisa habiskan berbulan-bulan di lokasi, tertawa, itu Jamie,” kata Cameron Diaz.

Diaz juga berterima kasih kepada suaminya, Benji Madden yang mendukungnya untuk kembali berakting setelah vakum dalam waktu panjang.

“Dia yang terbaik. Kami berada di rumah untuk waktu yang panjang,” kata Diaz lagi secara terpisah.

Selama 10 tahun, Cameron Diaz fokus dengan anak-anak dan bisnis wine, Avaline yang ia luncurkan pada tahun 2020.