Resensi Film <i>Kim Ji Young, Born 1982</i> - Konflik dan Bagaimana Rasanya Dilecehkan
Ilustrasi Kim Ji Young, Born 1982 (Lotte Entertainment)

Bagikan:

JAKARTA - Kim Ji Young, Born 1982 resmi tayang di Indonesia mulai 20 November kemarin. Film yang diadaptasi dari buku berjudul sama ini dilepas ke publik sejak Jung Yu Mi dan Gong Yoo mengonfirmasi kemunculan mereka dalam film ini.

Kim Ji Young, Born 1982 bercerita tentang Kim Ji Young (Jung Yu Mi) yang menjalani kehidupan sebagai ibu rumah tangga. Rutinitas berulang selalu dilakukannya dari mulai menyiapkan sarapan, mengurus anak, hingga membersihkan rumah. Meskipun sudah melakukan yang terbaik, Ji Young masih menerima reaksi negatif dari keluarganya termasuk mertuanya. Hal ini membuat Ji Young merasa kelelahan dan mulai mengalami sesuatu yang mengubah mentalnya.

Tugas yang berat dari proses adaptasi adalah bagaimana membuat versi layar lebar bisa menjadi semenarik buku. Proses penerjemahan cerita dalam bentuk film juga menjadi tantangan. Tetapi, sedari awal, Kim Ji Young, Born 1982 tidak mencoba berpihak kepada siapa pun dan lantas mendiskreditkan pihak berlawanan. Justru, film ini mencoba memaparkan apa yang terjadi di dunia nyata… atau di Korea Selatan.

Konflik yang terjadi dalam Kim Ji Young, Born 1982 adalah realita dari kita semua. Mengalami diskriminasi, dilecehkan, atau penolakan adalah sebagian perjalanan Ji Young. Perannya sebagai anak, istri, dan ibu memang patut diacungi jempol. Sebab sejak awal cerita berjalan, film ini tidak memiliki kesan menggurui.

Kim Ji Young, Born 1982 juga berani memaparkan gejala depresi yang seringkali tidak disadari penderitanya. Pemicu depresi itu terkadang adalah orang terdekat kita, ini sering ditampilkan ketika Ji Young berhadapan dengan orang-orang terdekatnya. Ada bumbu-bumbu transisi flashback untuk melengkapi konflik cerita yang ada sehingga menambah kesan nada film yang depresif.

Jangan meragukan chemistry Gong Yoo dan Jung Yu Mi yang sudah terbangun dengan sempurna. Ini adalah proyek ketiga mereka bermain bersama setelah Silenced (2011) dan Train to Busan (2016). Apresiasi tinggi juga perlu diberikan kepada sutradara Kim Do Young dalam mengarahkan cerita menjadi sebuah sajian yang hangat namun pedih. Dialog buatan Kim Do Young, Yoo Yeong Ah, dan Cho Nam Ju juga membuat film ini semakin kuat dalam bercerita.

 

Kim Ji Young, Born 1982 adalah cerminan sekaligus pertanyaan besar bagi kita. Sudahkah kita memperlakukan orang di sekitar kita dengan baik? Atau justru kita berpengaruh besar di balik terpuruknya seseorang? Pastinya, dalam film ini Kim Ji Young benar-benar menjadi 'superhero' bagi kita semua.

Feminisme dan Kontroversi

Sejak tahun 2018, gerakan #MeToo yang berkembang di mancanegara juga sampai hingga Korea Selatan. Perempuan beramai-ramai turun ke jalan untuk menunjukkan penolakan mereka terhadap korban-korban yang menerima diskriminasi, pelecehan, yang lebih sering terjadi kepada perempuan. Kehidupan patriarki yang sudah mengental di Korea Selatan membuat masyarakat sedikit buta arah soal feminisme.

Beberapa waktu belakangan, masyarakat dibuat geger dengan kasus stalking yang dilakukan pria kepada perempuan yang pulang di malam hari. Selain itu, ada juga kasus spycam di mana kamera tersembunyi ditempatkan di ruang-ruang pribadi seperti toilet wanita. Kasus ini hanya sebagian kecil dari lingkup kasus yang terjadi dalam sektor industri hiburan maupun di luar.

Buku Kim Ji Young, Born 1982 juga sempat menimbulkan kontroversi dan reaksi negatif dari kalangan anti-feminisme di negara tersebut saat pertama kali dirilis. Irene, personel grup K-pop Red Velvet sempat dihujani komentar buruk lewat akun sosial media grup Red Velvet setelah dalam sesi meet and greet mengaku membaca buku ini. Pernyataan itu membuat penggemar membakar barang dagangan yang berkaitan dengan Irene.

Aktris dan penyanyi Suzy juga sempat menerima komentar negatif ketika menggunggah poster film Kim Ji Young, Born 1982 di akun Instagram-nya. Suzy adalah junior satu agensi bersama Gong Yoo dan Jung Yu Mi dalam agensi Soop Entertainment. Sebagai bentuk dukungan seorang junior kepada seniornya, Suzy menuliskan, "Ini cerita kita semua" pada keterangan posternya. Namun, tidak sedikit orang mengomentari unggahan tersebut dengan kata-kata negatif.

Sama seperti Irene dan Suzy, sejak beredar kabar film adaptasi dari buku ini bakal dibuat, Instagram pribadi Jung Yu Mi dipenuhi komentar negatif lantaran ia sempat mengonfirmasi dan menjanjikan penampilan terbaik untuk Kim Ji Young, Born 1982.

Meskipun menerima berbagai hal negatif, Kim Ji Young, Born 1982 yang tayang sejak 23 Oktober tetap mencetak angka box office di negara asalnya. Hingga awal November, film tersebut sudah menyedot tiga juta penonton dan akan terus bertambah.