YOGYAKARTA – Kas adalah harta atau dana yang dimiliki perusahaan. Kas tersebut bersifat likuid atau mudah dipindahtangankan. Namun dalam dunia akutansi, kas yang dipindahtangankan atau keluar dari pembukuan keuangan harus disertai bukti kas keluar. Artikel ini akan memberikan informasi terkait bukti kas yang keluar dari pembukuan.

Mengenal Bukti Kas Keluar​

Bukti Kas Keluar (BKK) adalah dokumen yang menjelaskan adanya kejadian transaksi pengeluaran uang kas, baik yang ditujukan untuk pihak yang ada di luar maupun dalam perusahaan. Terbitnya bukti kas keluar harus dibarengi dengan keluarnya uang dari perusahaan.

Tujuan pengeluaran kas sendiri disebabkan karena berbagai hal, misalnya untuk pembelian barang atau jasa, sumbangan wajib, hibah dan hadiah, atau kegiatan lain yang membutuhkan pengeluaran kas.

Fungsi Penerbitan Bukti Kas Keluar

Dalam sistem akuntansi, keberadaan dokumen BKK sangat penting. Berikut ini beberapa fungsi dokumen BKK yang perlu diketahui.

  • Bukti transaksi pengeluaran kas

Dokumen BKK jadi bukti bahwa perusahaan telah mengeluarkan uang sesuai tanggungannya. Misalnya, untuk bayar gaji karyawan, pembayaran hutang, dan masih banyak lagi.

  • Sebagai pencatatan transaksi

BKK juga digunakan sebagai pencatatan transaksi. Dengan begitu rekam jejak pengelaran kas perusahaan bisa dilacak.

  • Bukti pertanggungjawaban

Pengeluaran kas tidak bisa dilakukan secara sembarangan. Setiap pengeluaran harus bisa dipertanggungjawabkan. Cara pertanggungjawaban itu adalah dengan menerbitkkan bukti kas keluar.

  • Alat pengendalian internal

Dalam internal perusahaan, pengeluaran kas harus ditinjau oleh pihak berwenang. Jika semua pihak telah setuju, maka dokumen bukti kas keluar baru bisa terbit. Jika tidak maka BKK tidak akan terbit. Kondisi itu sekaligus jadi alat pengendalian kas internal agar terhindar dari penyalahgunaan dana.

  • Untuk arsip dan referensi audit

BKK dapat dijadikan sebagai dokumen pendukung audit internal atau eksternal. Pasalnya di dalanya memuat informasi secara terperinci.

Informasi yang Ada dalam BKK

Biasanya tiap perusahaan punya referensi pembuatan dokumen BKK masing-masing. Pasalnya kebutuhan informasi yang harus ada pada BKK berbeda-beda. Namun ada beberapa informasi yang secara umum harus termuat dalam bukti pengeluaran kas yakni sebagai berikut.

  • Kop atau identitas perusahaan
  • Nomor bukti kas keluar (No. BKK)
  • Tanggal pengeluaran
  • Nama penerima kas
  • Jumlah uang kas yang dikeluarkan
  • Informasi tujuan pengeluaran, misal untuk bayar hutang, bayar gaji karyawan, atau tujuan lain
  • Akun atau kode akun biaya (opsional)
  • Lampiran (bukti pendukung)
  • Tanda tangan disertai nama pihak terkait yaitu Pembuat/bagian keuangan (kasir), Penyetuju (manajer/pimpinan), penerima
  • Cap atau stempel perusahaan, biasanya bertuliskan LUNAS.

Itulah informasi terkait bukti kas keluar​. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)