Harga Memecoin TRUMP dan MELANIA Anjlok Setelah Pidato Inaugurasi Trump
JAKARTA - Euforia terhadap token meme terkait Donald Trump (TRUMP) dan Melania Trump (MELANIA) yang sempat melejit hampir dua kali lipat dalam hitungan jam kini berubah drastis. Harga kedua token ini mengalami penurunan tajam hingga 60% dalam satu hari setelah pidato inaugurasi Presiden Trump yang tidak menyebutkan topik terkait cryptocurrency.
Sebelum pidato inaugurasi, token MELANIA mencapai nilai pasar hingga 2 miliar Dolar AS (Rp32,4 triliun) dengan harga puncak 11,41 Dolar AS (Rp184.842) per token. Namun, setelah pidato selesai, kapitalisasi pasarnya turun drastis menjadi 750 juta Dolar AS (Rp12,15 triliun), dengan harga terkini berada di angka 4,91 Dolar AS (Rp79.542) per token, mencerminkan penurunan hingga 54%.
Penurunan ini sebagian besar disebabkan oleh kekecewaan pasar terhadap pidato inaugurasi Trump yang sama sekali tidak menyebutkan cryptocurrency atau blockchain. Selain itu, aksi ambil untung oleh para trader yang memanfaatkan lonjakan harga awal turut memperburuk situasi.
Sebelumnya, komunitas kripto memiliki ekspektasi tinggi bahwa Trump akan mengumumkan kebijakan ramah kripto atau bahkan rencana cadangan Bitcoin nasional. Namun, absennya topik ini dalam pidato Presiden baru tersebut memicu aksi jual besar-besaran.
Nasib serupa dialami token TRUMP, yang kapitalisasi pasarnya jatuh dari 13,72 miliar Dolar AS (Rp222,26 triliun) menjadi 8,27 miliar Dolar AS (Rp134,77 triliun). Harga token ini turun dari puncaknya 56 Dolar AS (Rp907.200) menjadi 40,8 Dolar AS (Rp661.000), mencatatkan penurunan sebesar 28%.
Sebelum penurunan tersebut, aktivitas perdagangan token TRUMP sangat tinggi, dengan nilai transaksi mencapai 26,7 miliar Dolar AS (Rp432,54 triliun) dalam 24 jam. Namun, setelah pidato Trump, trader yang memegang posisi besar mengalami kerugian likuidasi mencapai 70 juta Dolar AS (Rp1,13 triliun).
Meskipun harga kedua token ini mengalami penurunan tajam, beberapa analis tetap optimistis. Mereka percaya bahwa kebijakan Presiden Trump di masa depan mungkin mendukung cryptocurrency dan memicu pemulihan pasar. Namun, untuk saat ini, kegagalan pidato inaugurasi memenuhi ekspektasi pasar menjadi pukulan berat bagi token-token yang terhubung dengan mantan Presiden Amerika Serikat tersebut.