YOGYAKARTA – Banyak wanita yang mengalami kedingingan sampai menggigil tak lama setelah melahirkan. Kondisi ini dapat terjadi pada persalinan normal maupun caesar. Lantas, apa penyebab menggigil setelah melahirkan?
Dalam medis, tubuh menggigil setelah melahirkan disebut dengan postpartum shivering atau postpartum chills. Sensasinya bisa terasa berada di luar ruangan pada musim salju tanpa jaket, sehingga gigi bergemelutuk dan tubuh bergetar, dikutip dari laman Baby Center.
Menggigil paling sering terjadi satu atau dua jam setelah melahirkan, meskipun juga bisa muncul menjelang akhir persalinan.
Meski termasuk kondisi yang umum terjadi, postpartum chills sering kali mengejutkan banyak ibu. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak perlu dikawatirkan selama tidak disertai demam, sebab hal tersebut bisa menjadi salah satu tanda infeksi awal pasca melahirkan.
Walaupun sangat umum terjadi, postpartum chills kerap mengejutkan banyak ibu. Pada sebagian besar kasus, kondisi ini tidak berbahaya dan tidak perlu dikhawatirkan. Namun, tim medis tetap akan memantau gejala tertentu, terutama jika menggigil disertai demam, karena hal tersebut bisa menjadi tanda awal infeksi pascapersalinan.
Postpartum chills dapat dialami oleh ibu yang melahirkan normal tanpa obat, tetapi risikonya lebih tinggi pada ibu yang menjalani operasi caesar atau menerima obat pereda nyeri saat persalinan, khususnya epidural. Penelitian menunjukkan sekitar 20 persen ibu yang melahirkan normal tanpa obat mengalami postpartum chills, sementara angkanya meningkat hingga sekitar 50 persen pada ibu yang menerima epidural atau menjalani operasi caesar.
BACA JUGA:
Penyebab Menggigil Setelah Melahirkan
Hingga kini, penyebab pasti postpartum chills belum sepenuhnya diketahui. Namun, para ahli mengemukakan beberapa faktor yang diduga berperan, antara lain:
- Perubahan hormon: Saat persalinan, tubuh mengalami perubahan hormon yang signifikan. Kondisi ini dapat menurunkan suhu inti tubuh dan memicu rasa menggigil.
- Lingkungan yang dingin: Berada dalam waktu lama di lingkungan rumah sakit yang bersuhu dingin dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur suhu.
- Penggunaan obat pereda nyeri: Obat pereda nyeri, terutama epidural, dapat mengganggu mekanisme pengaturan suhu tubuh dengan melebarkan pembuluh darah di kulit, sehingga meningkatkan kehilangan panas.
- Pemberian cairan selama persalinan: Cairan infus dan suntikan epidural yang bersuhu dingin dapat memperbesar kehilangan panas tubuh.
Lantas, berapa lama durasi postpartum chills? Sebagian besar postpartum chills akan mereda dengan sendirinya dalam waktu 20–30 menit, termasuk yang berkaitan dengan epidural atau operasi caesar. Sangat jarang kondisi menggigil berlangsung lebih dari satu jam, apa pun metode persalinan yang dijalani.
Meski tidak dapat sepenuhnya dicegah, ibu dapat mempersiapkan diri dengan membawa pakaian atau selimut hangat di tas rumah sakit untuk membantu menjaga kenyamanan selama berada di lingkungan yang dingin.
Bagi ibu yang menjalani operasi caesar, dokter dapat memberikan obat untuk membantu mencegah menggigil selama dan setelah prosedur. Jika operasi caesar sudah dijadwalkan, usahakan tetap hangat dan nyaman sebelum tindakan. Staf ruang operasi biasanya juga dapat memberikan selimut hangat di area bahu dan dada sebelum operasi dimulai.
Cara Mengatasi Tubuh Menggigil Setelah Melahirkan
Agar lebih nyaman, berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi tubuh menggigil setelah melahirkan:
- Memakai selimut untuk menambah kehangatan
- Menggunakan masker oksigen jika kesulitan bernapas karena terus menggigil
- Minum obat pereda nyeri yang diresepkan dokter.
- Menggunakan pakaian tebal.
- Memantau suhu, denyut nadi, dan tanda vital lainnya
Demikian informasi tentang penyebab tubuh menggigil setelah melahirkan. Semoga artikel ini bisa menambah wawasan pembaca. Untuk mendapatkan update berita menarik lainnya, kunjungi laman VOI.id.