JAKARTA - Hubungan seksual untuk pertama kalinya tidak hanya memberikan dampak pada hubungan dengan pasangan, tetapi juga pada tubuh. Tubuh akan mengalami transisi yang cukup besar setelah melakukan hubungan seksual untuk pertama kalinya.
Perubahan pada tubuh usai hubungan seksual pertama kali ini bisa dialami oleh siapa saja. Inilah beberapa perubahan pada tubuh yang mungkin terjadi, dikutip dari Healthshots.
1. Merasa kesakitan
Rasa sakit saat atau sesudah hubungan seksual pertama kali dialami oleh banyak wanita. Menurut American College of Obstetricians and Gynecologist, sekitar 75 persen wanita yang melakukan hubungan seks pertama merasa sakit di titik keintiman mereka.
Kesakitan itu dialami bisa karena selaput dara yang meregang. Itu bisa menjadi tanda fisik kehilangan akan keperawanan. Selain itu, kesakitan bisa juga terjadi karena kurangan pelumasan sehingga menyebabkan vagina kering, sehingga sakit saat sang pria melakukan penetrasi.
2. Terjadinya pendarahan
Banyak wanita yang mengalami pendarahan setelah berhubungan seks yang pertama. Ini terjadi karena selaput dara yang pecah, karena sudah dilakukan penetrasi untuk pertama kalinya.
Selaput dara merupakan sepotong kulit tipis yang menutupi pintu masuk vagina. Pendarahan akibat pecahnya selaput dara tidak perlu dikhawatirkan, karena tidak mengganggu.
3. Memicu rasa gatal
Setelah melakukan seks pertama kali, seseorang bisa saja mengalami rasa gatal di area intimnya. Jika Anda memiliki keinginan untuk menggaruk area yang gatal tersebut, Anda mungkin alergi atau sensitif terhadap kondom yang digunakan, atau sensitivitas terhadap pelumas jika menggunakannya.
4. Elastisitas vagina berubah
Salah satu perubahan yang terjadi pada wanita ketika berhubungan seksual pertama kali adalah elastisitas vagina yang berubah. Vagina akan menyesuaikan elastisitasnya, dinding dan bibir vagina perlahan terbuka saat dilakukan penetrasi. Hal ini terjadi maka menandakan seorang wanita siap untuk berhubungan seks.
BACA JUGA:
5. Merasakan lonjakan hormon kebahagiaan
Hubungan seks pertama kali bisa membuat pasangan berbahagia. Terdapat banyak perubahan hormon yang terjadi setelah berhubungan seks. Kenikmatan yang dirasakan saat hubungan seksual berkontribusi pada orgasme, yang melepaskan oksitosin di otak dan membuat perasaan lebih bahagia.