Bagikan:

JAKARTA - Vibrator merupakan mainan seks yang biasa digunakan oleh wanita, untuk memberikan rangsangan dan kepuasan seksual. Vibrator hadir dengan berbagai bentuk, ukuran, dan intensitas, sesuai dengan preferensi dan kebutuhan masing-masing individu.

Meskipun memberikan manfaat dan kepuasan, nyatanya penggunaan vibrator juga bisa menimbulkan berbagai risiko kesehatan jika penggunaannya tidak diperhatikan. Ini risiko penggunaan vibrator yang harus diwaspadai.

1. Tubuh terkena bahan kimia berbahaya

Sebuah penelitian, yang diterbitkan dalam Environmental Monitoring and Assessment, menyatakan bahwa bahan kimia berbahaya seperti Bisphenol A, ftalat, PVC dan BPA ditambahkan ke plastik yang digunakan untuk membuat mainan seks. Bahan-bahan itu berguna untuk membuatnya lebih lembut dan lebih fleksibel.

Namun, dikutip dari Healthshots, bahan kimia tersebut bisa menyeabkan masalah kesehatan, seperti infertilitas, kanker payudara, hingga penyakit jantung. Oleh karena itu, penggunaa vibrator harus dibatasi agar tubuh tidak terlalu terekspos pada bahan kimia berbahaya.

2. Melemahkan kekebalan tubuh

Risiko kesehatan lainnya yang timbul karena penggunaan vibrator adalah kekebalan tubuh yang bisa saja melemah. Vibrator membantu Anda untuk orgasme cepat, dan ini dapat memengaruhi kekebalan tubuh.

Orgasme yang cepat akan membuat seseorang melewatkan berbagai fase dalam hubungan seksual. Fase yang terlewat ini membuat jumlah maksimum hormon oksitosin yang meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan suasana hati dilepaskan begitu saja.

3. Risiko terkena infeksi

Ada banyak risiko menggunakan vibrator, terutama jika Anda tidak dapat memahami cara membersihkan vibrator dengan baik. Jika Anda tidak membersihkan dan menyimpan mainan seks Anda dengan benar, Anda meningkatkan risiko terkena infeksi vagina dan saluran kemih.

Jika Anda memang ingin menggunakan vibrator dalam kehidupan seksual, maka pilihlah yang berbahan aman untuk menghindari berbagai risiko di atas. Disarankan memilih yang berbahan silikon, karena cenderung aman di kulit dan tidak beracun.

Pastika juga vibrator tidak rusak dan dalam kondisi baik. Cuci vibrator sebelum dan sesudah memakainya agar kebersihan terjaga, dan jangan berbagi penggunaan vibrator dengan orang lain.