JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bertemu Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk menyelaraskan langkah strategis dalam mempersiapkan penyelenggaraan angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Kementerian Perhubungan mulai mempersiapkan pelaksanaan angkutan Nataru dengan berkoordinasi dan berkolaborasi bersama Kementerian/Lembaga lainnya serta stakeholder terkait.
“Harapannya pelaksanaan Nataru tahun ini berjalan dengan lancar dan aman,” kata Dudy, dalam keterangan resmi, Jumat, 21 November.
Dalam pertemuan tersebut, Dudy memaparkan sejumlah rencana kolaborasi antara Kemenhub dan Kemendagri, mulai dari penguatan keselamatan transportasi, integrasi transportasi publik di daerah, hingga penyelarasan perencanaan pembangunan sektor transportasi.
Selain itu, dalam pertemuan juga membahas mengenai penanganan kemacetan dan penerapan tata ruang berbasis transportasi (TOD).
Kata Dudy, Kemenhub dan Kemendagri sepakat memperkuat sinergi dalam pengembangan transportasi daerah, pengawasan ASN pemerintah daerah dalam layanan transportasi, serta harmonisasi regulasi untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih tertib dan berkualitas.
“Kami mengutamakan penegakan disiplin dalam pelayanan publik, khususnya pada terminal dan sektor perhubungan darat, pelayanan beritegritas dan pencegahan pungli,” kata Dudy.
Di samping itu, Dudy juga menyampaikan sejumlah faktor yang perlu diantisipasi pada penyelenggaraan angkutan Nataru.
Pertama, adanya libur Natal dan Tahun Baru yang berdekatan dengan akhir pekan sehingga meningkatkan potensi masyarakat bepergian atau berlibur.
また読む:
Kedua, sambung Dudy, adanya kebijakan cuti bersama nasional yang memberikan fleksibilitas waktu bagi masyarakat untuk melakukan perjalanan.
“Atas arahan Presiden Prabowo Subianto, pemerintah meluncurkan program stimulus Natal dan Tahun Baru 2025/2026 melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) empat Menteri. Selanjutnya, kami juga sedang finalisasi SKB Kebijakan Pembatasan Angkutan Barang Selama Periode Nataru untuk memastikan kelancaran pergerakan masyarakat,” ujarnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)