Bagikan:

YOGYAKARTA – Ada banyak kesalahpahaman masyarakat terkait pantangan yang harus dihindari oleh pasien yang terserang campak salah satunya terkait mandi. Hingga hari ini, banyak orang bertanya apakah penderita campak boleh mandi atau tidak. Meski diperbolehkan, namun penderita campak perlu hati-hati. Artikel ini akan memberikan informasinya untuk Anda.

Apakah Penderita Campak Boleh Mandi​?

Dilansir dari situs resmi Dinas Kesehatan Provinsi Kepulauan Riau, masyarakat masih salah paham bahwa penyakit campak akan lebih parah jika pasien mandi. Anggapan itu tentu saja keliru. Pada dasarnya penderita campak dibolehkan untuk mandi. Bahkan mandi bagi penderita campak cukup baik karena membantu kulit tetap lembap, menjaga kesegaran tubuh, dan mengurangi sensasi gatal.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan jika pasien campak ingin mandi, yakni sebagai berikut.

  1. Hindari air dingin

Pasien campak sebaiknya tidak mandi air dingin karena akan memicu gigil lebih parah. Selain itu air dingin juga akan mengganggu keseimbangan suhu tubuh di mana pasien campak sebagian besar akan mengalami demam.

Sebaliknya, mandilah menggunakan air hangat. Ada beberapa manfaat mandi air hangat untuk penderita campak seperti meredakan gatal, membantu lebih rileks, hingga meningkatkan suasana hati.

  1. Jangan gosok kulit

Penderita campak boleh mandi asal tidak menggosok kulit baik menggunakan spons, tangan, atau alat apapun. Cukup siramkan air ke permukaan kulit saja. Jika Anda ingin menggosok, lakukan di area yang tidak bentol.

  1. Gunakan sabun organik

Sabun organik membantu mencegah iritasi lebih parah. Jika ingin menggunakan non organik atau biasa, pilihlah sabun yang kandungannya tidak terlalu keras. Kesalahan memilih sabun akan meningkatkan iritasi kulit.

  1. Perhatikan durasi dan waktu mandi

Hindari mandi terlalu lama dan terlalu larut. Mandi terlalu lama dan mandi larut sore atau malam akan memicu tubuh makin menggigil. Disarankan mandi menjelang siang atau saat siang saat suhu ruang tidak terlalu dingin.

  1. Gunakan handuk dengan cara menepuk

Saat mengeringkan tubuh selepas mandi, cukup tepuk-tepuk menggunakan handuk. Hindari mengusap tubuh dengan handuk karena akan menggesek kulit.

Dari artikel dapat disimpulkan bahwa apakah penderita campak boleh mandi, jawabannya boleh asal hati-hati. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.​