Bagikan:

JAKARTA - Tren di TikTok biasanya datang dan pergi. Namun ada satu metode pola makan dan olahraga yang cukup bertahan lama, yaitu Aturan 30-30-30. Jutaan orang sudah mencoba atau setidaknya penasaran dan mengklik metode ini, yang diklaim bisa membantu menurunkan atau menjaga berat badan dengan lebih mudah.

Konsepnya sederhana, konsumsi 30 gram protein dalam 30 menit setelah bangun tidur, lalu lakukan olahraga kardio ringan selama 30 menit. Pendukung metode ini percaya sarapan tinggi protein dapat membantu mengurangi rasa lapar sepanjang hari dan menjaga energi tetap stabil.Sekilas, aturan ini terdengar masuk akal.

Mengawali hari dengan asupan protein dan aktivitas fisik memang dikenal sebagai kebiasaan sehat. Tapi apakah benar metode ini efektif untuk menurunkan berat badan?

Aturan 30-30-30 mulai populer setelah diperkenalkan oleh Gary Brecka di TikTok. Namun sebenarnya, konsep serupa sudah pernah dibahas oleh Tim Ferriss dalam bukunyaThe Four Hour Bodypada tahun 2010.

Intinya membangun rutinitas pagi yang konsisten dengan sarapan tinggi protein, lalu langsung bergerak. Pendekatan ini dianggap efektif karena menggabungkan dua kebiasaan sehat sekaligus makan dan olahraga, sehingga lebih mudah dijadikan rutinitas harian. Metode ini juga dinilai sederhana dan praktis, tanpa perlu menghitung kalori secara detail atau mengikuti program diet yang rumit.

Manfaat diet 30-30-30

Walaupun olahraga dalam metode ini tergolong ringan, tetap ada sejumlah manfaat potensial.

1. Membantu Rasa Kenyang Lebih Lama

Mengonsumsi 30 gram protein di pagi hari dapat membantu menekan hormon lapar dan membuat rasa kenyang bertahan lebih lama. Hal ini berpotensi mengurangi keinginan ngemil berlebihan di siang atau malam hari.

2. Menjaga Kadar Gula Darah Stabil

Protein membantu memperlambat penyerapan gula, sehingga lonjakan gula darah bisa lebih terkontrol. Energi pun terasa lebih stabil sepanjang hari.

3. Mendukung Kesehatan Otot

Asupan protein yang cukup penting untuk menjaga massa otot, terutama jika dikombinasikan dengan aktivitas fisik.

4. Meningkatkan Aktivitas Harian

Kardio ringan selama 30 menit seperti jalan cepat atau bersepeda santai membantu kesehatan jantung, meningkatkan sensitivitas insulin, dan membuat tubuh lebih aktif, terutama bagi mereka yang jarang bergerak.

Kekurangan yang Perlu Dipertimbangkan

Meski terlihat menjanjikan, aturan ini bukan tanpa kekurangan.

1. Tidak Menjamin Defisit Kalori

Penurunan berat badan tetap bergantung pada keseimbangan kalori. Jika Anda menambah 30 gram protein saat sarapan tetapi tidak mengurangi asupan di waktu lain, berat badan belum tentu turun.

2. Porsi Bisa Terasa Terlalu Banyak

Mengonsumsi 30 gram protein dari makanan utuh berarti porsi yang cukup besar. Bagi sebagian orang, makan banyak lalu langsung berolahraga bisa menimbulkan rasa tidak nyaman di perut.

3. Kurang Bukti Ilmiah Spesifik

Belum ada penelitian khusus yang membuktikan bahwa metode 30-30-30 lebih efektif dibanding pola makan seimbang dan program olahraga terstruktur lainnya.

4. Kardio Ringan Saja Tidak Cukup

Olahraga intensitas rendah memang baik untuk kesehatan, tetapi tidak cukup untuk membangun massa otot atau meningkatkan metabolisme secara signifikan dalam jangka panjang. Idealnya, metode ini dikombinasikan dengan latihan beban beberapa kali seminggu.

Untuk memenuhi 30 gram protein di pagi hari, Anda bisa memilih mengonsumsi greek yogurt, telur, keju cottage, tahu orak-arik, smoothie dengan yogurt dan buah, hingga salmon. Hal terpenting adalah sumber protein tersebut sehat, sesuai kebutuhan, dan nyaman dikonsumsi.

Jenis kardio ringan yang cocok untuk metode ini antara lain jalan cepat, jalan di treadmill dengan kemiringan, bersepeda santai, berenang, menggunakan elliptical, dan kelas dance ringan. Olahraga ini relatif mudah dilakukan, tidak terlalu membebani tubuh, dan cocok untuk pemula atau mereka yang baru kembali berolahraga.

Metode ini tidak cocok untuk semua orang. Penderita penyakit ginjal kronis sebaiknya menghindari asupan protein tinggi tanpa pengawasan dokter. Namun orwng dengan riwayat gangguan makan mungkin merasa tertekan dengan aturan makan yang kaku.

Mereka yang memiliki target spesifik seperti membentuk otot atau meningkatkan performa atletik membutuhkan program latihan yang lebih terstruktur. Sebelum mencoba metode baru, konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap disarankan, terutama jika memiliki kondisi medis tertentu.

Metode 30-30-30 bisa menjadi cara sederhana untuk membangun rutinitas pagi yang lebih sehat. Kombinasi protein dan aktivitas fisik memang memiliki dasar logis dalam mendukung kesehatan metabolik.

Namun untuk benar-benar menurunkan berat badan, kuncinya tetap pada pola makan seimbang, total asupan kalori, kualitas makanan, serta konsistensi aktivitas fisik dalam jangka panjang.

Jika Anda tipe orang menyukai struktur dan rutinitas pagi yang jelas, metode ini mungkin layak dicoba. Tetapi jika harus memaksakan porsi besar protein setiap pagi terasa tidak nyaman, ada banyak pendekatan lain yang sama efektifnya. Pada akhirnya, metode terbaik adalah yang bisa dijalani secara konsisten, bukan yang sekadar viral.