Bagikan:

JAKARTA - Kadar asam urat yang tinggi kini menjadi masalah kesehatan yang cukup sering ditemui dan bisa dialami oleh siapa saja, tanpa memandang usia.

Selain pola makan dan pengobatan, kebiasaan yang dilakukan di pagi hari ternyata berperan besar dalam membantu menjaga kadar asam urat tetap terkendali.

Hal-hal sederhana seperti cukup minum air, memilih menu sarapan yang tepat, hingga melakukan aktivitas fisik ringan dapat membantu kerja ginjal, mengurangi peradangan, dan mencegah penumpukan asam urat secara alami.

Berikut 5 kebiasaan pagi hari yang direkomendasikan para ahli untuk membantu mengontrol asam urat sekaligus menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan, seperti dilansir dari laman Economic Times.

1. Awali Hari dengan Air Hangat dan Lemon

Minum segelas air hangat yang dicampur perasan lemon di pagi hari dapat membantu melancarkan pencernaan dan merangsang proses pembuangan asam urat dari dalam tubuh.

Meski rasanya asam, lemon justru memiliki efek mengalkalisasi tubuh sehingga membantu menyeimbangkan kelebihan asam urat. Lemon juga kaya vitamin C, yang diketahui dapat membantu menurunkan kadar asam urat dengan meningkatkan pengeluarannya melalui urin.

Sebuah studi berjudul 'Vitamin C Intake and the Risk of Gout in Men' yang dilakukan oleh HK Choi dan tim menemukan asupan vitamin C yang lebih tinggi berkaitan dengan penurunan risiko penyakit asam urat.

2. Cukupi Asupan Air Putih

Minum air putih yang cukup sejak pagi sangat penting untuk membantu ginjal membuang racun dan bekerja secara optimal. Air membantu mengencerkan asam urat dalam darah sehingga mencegah terbentuknya kristal di persendian. Memulai hari dengan 2–3 gelas air putih adalah langkah sederhana namun efektif untuk mendukung kesehatan ginjal dan proses pembuangan asam urat secara alami.

3. Pilih Sarapan Rendah Purin

Makanan tinggi purin seperti daging merah, jeroan, dan beberapa jenis seafood dapat meningkatkan kadar asam urat. Untuk sarapan, sebaiknya pilih makanan rendah purin seperti oatmeal, buah-buahan, yogurt, dan biji-bijian utuh. Selain lebih ringan untuk pencernaan, makanan ini juga tinggi serat yang membantu proses metabolisme dan pengendalian asam urat.

Penelitian tahun 2020 berjudul 'The Association between Purine-Rich Food Intake and Hyperuricemia' menyebutkan makanan tinggi serat dapat membantu pencernaan dan menjaga kestabilan gula darah, yang penting untuk menjaga kadar asam urat tetap normal.

4. Lakukan Olahraga Ringan di Pagi Hari

Aktivitas fisik ringan seperti jalan santai, peregangan, atau yoga di pagi hari dapat melancarkan peredaran darah dan membantu fungsi ginjal dalam membuang asam urat. Olahraga rutin juga membantu menjaga berat badan ideal, yang berperan penting dalam pengendalian asam urat. Namun perlu diingat, olahraga yang terlalu berat justru bisa meningkatkan kadar asam urat sementara akibat dehidrasi dan peningkatan asam laktat.

5. Tunda Konsumsi Kafein

Minum kopi atau teh berkafein tepat setelah bangun tidur dapat menyebabkan dehidrasi ringan dan membebani kerja ginjal, sehingga proses penyaringan asam urat menjadi kurang optimal. Sebuah studi tahun 2021 menemukan bahwa kopi berkafein dapat sedikit meningkatkan kadar asam urat dalam darah, sementara kopi tanpa kafein justru membantu menurunkannya.

Menunda konsumsi kafein dan menggantinya dengan air putih di pagi hari bisa menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi penderita asam urat.

Dengan menerapkan kebiasaan-kebiasaan sederhana ini secara rutin, pengelolaan asam urat bisa dilakukan dengan lebih alami dan berkelanjutan.