Bagikan:

YOGYAKARTA – Impaksi gigi adalah sebuah kondisi di mana gigi tidak tumbuh atau keluar (erupsi) sebagaimana mestinya. Alih-alih muncul ke permukaan, gigi tersebut tetap terjebak di dalam gusi atau tulang rahang. Pada sebagian kasus, gigi impaksi dapat menimbulkan nyeri, pembengkakan, hingga infeksi, namun ada juga yang tidak menimbulkan gejala sama sekali.

Artikel ini akan membahas tentang apa itu impaksi gigi, mulai dari penyebab, gejala, dan pengobatannya. Yuk simak penjelasannya!

Impaksi Gigi Adalah

Dikutip dari laman Cleveland Clinic, impaksi gigi adalah gigi yang terjebak di dalam gusi atau tulang rahang dan tidak tumbuh sebagaimana mestinya. Kondisi ini paling sering terjadi pada gigi bungsu dan gigi taring (kaninus), meskipun sebenarnya dapat dialami oleh semua jenis gigi.

Secara umum, ada tiga jenis impaksi gigi, antara lain:

  • Impaksi jaringan lunak

Gigi telah erupsi atau tumbuh menembus tulang rahang, namun tidak berhasil menembus jaringan gusi.

  • Impaksi tulang sebagian

Sebagian gigi telah menembus tulang rahang, tetapi sebagian lainnya masih terjebak di dalam tulang. Tidak ada bagian gigi yang muncul ke permukaan gusi.

  • Impaksi tulang total

Seluruh bagian gigi terjebak di dalam tulang rahang. Tidak ada bagian gigi yang erupsi melalui tulang maupun gusi.

Penyebab Impaksi Gigi

Dikutip dari laman AI-Care, Gigi impaksi termasuk kondisi yang sering terjadi. Gangguan kesehatan gigi dan mulut ini bisa terjadi akibat berbagai kondisi, antara lain:

  • Faktor keturunan (genetik) yang mengakibatkan rahang sempit, sehingga tidak cukup ruangan untuk gigi tumbuh.
  • Gigi susu yang terlambat tanggal sehingga gigi permanen terhalang untuk tumbuh
  • Tumor atau kista di rahang yang mengalang pertumbuhan gigi.
  • Gigi bengkok atau miring ketika berusaha tumbuh.

Gejala Impaksi Gigi

Impaksi gigi tidak selalu menimbulkan keluhan. Namun, ketika gigi terpendam atau hanya tumbuh sebagian, sisa makanan dapat mudah terselip di sekitarnya. Kondisi ini memudahkan bakteri berkembang dan berisiko menyebabkan nyeri serta pembengkakan pada gusi. Selain itu, letak gigi yang sulit dijangkau membuat proses menyikat gigi menjadi kurang optimal.

Adapun gejala lain yang dapat muncul akibat impaksi gigi antara lain:

  • Gigi hanya tampak sedikit muncul di permukaan gusi
  • Nyeri pada area rahang
  • Sakit kepala yang berlangsung lama
  • Gusi terlihat kemerahan, membengkak, bahkan dapat disertai nanah di sekitar gigi yang bermasalah
  • Rasa sakit pada gusi dan rahang bagian belakang saat disentuh lidah atau ketika menyikat gigi
  • Area di sekitar gigi terasa berdenyut atau nyut-nyutan
  • Kesulitan membuka mulut
  • Pembengkakan pada kelenjar di leher
  • Nyeri saat menggigit, terutama pada bagian gigi yang mengalami impaksi

Penanganan Impaksi Gigi

Penanganan impaksi gigi disesuaikan dengan letak gigi yang terdampak serta tingkat keparahan kondisinya. Apabila impaksi gigi tidak menimbulkan keluhan, dokter biasanya hanya menganjurkan pemeriksaan rutin untuk memantau perkembangannya.

Namun, jika impaksi gigi disertai gejala, dokter dapat melakukan beberapa tindakan berikut:

  • Pencabutan gigi

Tindakan pencabutan gigi dilakukan apabila pasien mengalami keluhan seperti nyeri atau bau mulut. Perlu diketahui, prosedur ini umumnya hanya dapat dilakukan pada gigi yang mengalami impaksi sebagian.

  • Operasi ekstraksi gigi

Pada kasus impaksi gigi total, dokter akan merekomendasikan tindakan operasi. Prosedur ini dilakukan dengan membuat sayatan pada gusi untuk mengangkat gigi yang terpendam. Setelah gigi berhasil dikeluarkan, sayatan akan dijahit kembali dan ditutup menggunakan kasa.

Setelah tindakan medis tersebut, dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri, seperti asam mefenamat. Bila diperlukan, antibiotik juga dapat diresepkan untuk mencegah terjadinya infeksi.

Setelah luka akibat pencabutan atau operasi benar-benar sembuh, dokter dapat menyarankan pemasangan kawat gigi. Tindakan ini bertujuan untuk memperbaiki susunan gigi apabila impaksi gigi menyebabkan gangguan pada posisi atau kerapian gigi.

Demikian penjelasan tentang impaksi gigi. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan update berita pilihan lainnya.