Bagikan:

JAKARTA - Kim Kardashian beberapa waktu lalu mengungkap bahwa dirinya didiagnosis mengidap aneurisma otak berukuran kecil. Dalam episode terbaru The Kardashians, Kim melakukan pemeriksaan diri bersama dokter sekaligus psikiater, Dr. Daniel Amen.

Pada pemeriksaan tersebut, terlihat ada ‘holes’ atau lubang-lubang yang mengindikasikan bagian otak Kim Kardashian bekerja lebih rendah dari yang seharusnya.

Kondisi itu disebut bisa membuat Kim kesulitan untuk mengelola stresnya. Kondisinya juga tidak baik untuk Kim yang sedang mempersiapkan diri untuk ujian.

“Dengan lobus frontal Anda yang berfungsi seperti sekarang, akan lebih sulit untuk mengelola stres, dan itu tidak baik untuk Anda, terutama Anda sedang belajar dan bersiap untuk ujian,” kata Dokter Amen, dikutip dari USA Today, pada Senin, 1 Desember 2025.

Adapun ujian yang dimaksud adalah bar exam sebagai pengacara. Mantan istri Kanye West itu sempat gagal dalam bar exam di California pada Juli 2025 lalu, dan bertekad untuk mengikutinya kembali.

Mengetahui aktivitas otaknya rendah, Kim mengaku kaget dan khawatir. Ia bercerita bahwa dirinya sering merasa sangat mengantuk dan hal tersebut semakin membuatnya cemas.

“Itu tidak mungkin. Saya tidak akan menerimanya. Saya harus membuat rencana untuk benar-benar menyelesaikan ini karena saya punya (sumpah) yang harus dilakukan musim panas ini,” jelas Kim Kardashian.

Meski demikian, Dokter Amen mengatakan bahwa kondisi aneurisma yang diidap Kim tidak berisiko tinggi membuatnya terkena alzheimer. Terlebih Kim Kardashian selalu berusaha bersikap positif, yang membantu mentalnya tetap stabil.

Sementara itu, aneurisma merupakan kondisi saat arteri membengkak. Kondisi tersebut dapat terjadi saat aliran darah yang memompa pembuluh darah meregangkan dinding arteri lemah atau tipis.

Pada umumnya, aneurisma bisa terjadi di bagian tubuh mana saja, tetapi paling sering terjadi di aorta. Ini adalah pembuluh darah terbesar di tubuh, yang membawa darah keluar dari jantung.

Dikutip dari Cleveland Clinic, aneurisma cukup sering terjadi pada banyak orang. Banyak juga orang yang hidup dengan aneurisma dalam kondisi baik, tanpa mengalami komplikasi apa pun.

Namun, aneurisma memang dapat menyebabkan aktivitas otak rendah atau masalah kesadaran mental, karena kerusakan yang ditimbulkannya. Ini biasa terjadi pada anuerisma yang berukuran besar, karena menekan saraf dan jaringan otak.