Bagikan:

JAKARTA - Buah merupakan makanan kaya nutrisi, yang bisa mendukung kesehatan jika dikonsumsi rutin. Namun, ada juga orang yang berusaha menurunkan berat badan menjauh dari buah karena dianggap banyak gula, yang dinilai bisa mengganggu proses penurunan berat badan.

Namun, anggapan tersebut tidak benar. Ahli gastroenterologi, Will Bulsiewicz, menegaskan baha buah malah membantu menurunkan proses penurunan berat badan.

Will Bulsiewicz mengatakan bahwa anggapan bahwa buah bisa membuat tubuh menjadi gemuk adalah sebuah mitos dan tidak masuk akal.

“Ada klaim di luar sana yang mengatakan buah menyebabkan kenaikan berat badan. Ini sepenuhnya tidak masuk akal,” kata Will, dikutip dari Eatingwell, pada Jumat, 21 November 2025.

Sejumlah penelitian juga sudah membuktikan bahwa peningkatkan konsumsi buah tidak membuat berat badan bertambah, melainkan membantu menurunkannya.

Salah satunya studi tahun 2020 yang diterbitkan di National Library of Medicine, yang menemukan hubungan antara peningkatan asupan buah dan sayur dengan penurunan berat badan pada perempuan.

Hal tersebut dapat terjadi karena kandungan serat tinggi dan kalori rendah dalam buah. Kombinasi tersebut membuat perut kenyang lebih lama, membantu mengontrol nafsu makan, sekaligus menjaga kesehatan sistem pencernaan.

“Buah itu luar biasa. Hentikan kebiasaan lari dari buah, dan mulailah berlari ke arah buah,” kata Will.

Selain membantu menjaga berat badan, buah juga memberikan banyak manfaat kesehatan lainnya. Kandungan vitamin, mineral, dan antioksidannya dapat menunjang kesehatan jantung, memperbaiki mikrobioma usus, dan menurunkan risiko kanker.