Bagikan:

YOGYAKARTA - Perkembangan bayi 7 bulan seringkali mengejutkan orang tua. Di usia ini, si kecil mulai aktif meraih benda, duduk lebih stabil, hingga menunjukkan ekspresi emosi yang jelas.

Tahap ini penting dipahami, agar orang tua dapat mendukung pertumbuhan bayi secara optimal. Tak hanya perkembangan fisik, bayi 7 bulan juga mulai menunjukkan kemajuan dalam aspek kognitif dan sosial.

Poin Penting Perkembangan Bayi 7 Bulan

Setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Dilansir dari laman mayoclinic, pada usia 7 hingga 9 bulan umumnya bayi akan mengalami beberapa perkembangan berikut:

  • Kemampuan motorik yang semakin maju.

Di usia ini, kebanyakan bayi sudah bisa berguling ke dua arah, bahkan saat tidur. Banyak yang mulai bisa duduk sendiri, meski sebagian masih butuh sedikit bantuan. Para orang tua biasanya juga melihat bayi mencoba merangkak, menggeser tubuh, atau bergerak maju mundur.

Nah, pada beberapa bayi bahkan sudah mampu menarik tubuhnya untuk berdiri sambil berpegangan pada sofa atau meja rendah. Tak lama lagi, ia mungkin mencoba melangkah kecil dengan berpegangan.

  • Koordinasi mata dan tangan yang lebih baik.

Bayi pada tahap ini mulai bisa memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya, atau langsung memasukkannya ke mulut.

Perlu diketahui, gerakan sederhana seperti meraih benda dengan telapak tangan akan berkembang menjadi lebih halus, misalnya mengambil benda kecil menggunakan ibu jari dan telunjuk.

Baca juga artikel yang membahas Cara Mengatasi Perut Kembung pada Bayi Beserta Panduan Lengkapnya

Kemampuan ini akan melatih si kecil memegang sendok dan mulai mengenal makanan finger food yang lembut.

  • Komunikasi yang semakin berkembang.

Bayi berkomunikasi lewat suara, gerakan, dan ekspresi wajah. Anda mungkin sering mendengar tawa, teriakan kecil, atau ocehan yang mirip kata. Bahkan beberapa bayi mencoba menirukan suara yang mereka dengar.

Ocehan bayi di usia ini biasanya berupa rangkaian suara seperti “ba-ba-ba,” bahkan sesekali terdengar “mama” atau “dada.”

  • Rasa cemas terhadap orang asing.

Di usia ini, wajar jika bayi mulai takut atau rewel saat bertemu orang baru. Mereka bisa menolak digendong orang lain dan lebih nyaman bersama orang tuanya.

Tips: jika bayi menangis saat ditinggal, alihkan perhatian dengan mainan baru atau aktivitas menarik. Biasanya tangisan akan berhenti begitu orang tua benar-benar pergi dari pandangan.

  • Tumbuh gigi.

Terakhir, bayi umumnya mulai tumbuh gigi di periode ini, meski ada juga yang baru tumbuh lebih lambat. Anda mungkin melihat bayi lebih sering mengeluarkan air liur atau menggigit benda di sekitarnya.

Untuk mengurangi rasa tidak nyaman, orang tua bisa mengusap gusi bayi dengan jari yang bersih atau memberikan teether karet. Hindari penggunaan gel atau obat pereda nyeri gusi.

Saat gigi pertama muncul, gunakan sikat gigi berbulu halus untuk membersihkannya. Sampai anak bisa meludah sendiri di usia sekitar 3 tahun, gunakan pasta gigi berfluoride sebesar butiran beras saja.

Perkembangan bayi usia 7 bulan adalah momen penting yang penuh kejutan. Dengan demikian, orang tua perlu mendukung setiap tahap dengan perhatian, kasih sayang, dan stimulasi yang tepat.

Intinya selalu ingat jika setiap anak berkembang dengan cara berbeda, jadi nikmati prosesnya dan dampingi si kecil tumbuh sehat serta bahagia. Selamat dan semangat!

Selain pembahasan mengenai perkembangan bayi 7 bulan, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di  VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami!