YOGYAKARTA - Tahukah Anda, berapa suhu aman untuk penyimpanan makanan agar tidak cepat basi? Banyak orang masih menyepelekan hal ini, padahal salah suhu bisa memicu bakteri berkembang biak dan menyebabkan keracunan makanan.
Kasus keracunan akibat makanan basi seringkali terjadi karena penyimpanan yang tidak tepat. Banyak yang belum tahu, jika menyimpan makanan terlalu lama di suhu ruang atau kulkas dengan pengaturan yang salah bisa membuatnya kehilangan nutrisi, berbau tidak sedap, bahkan menjadi sumber penyakit.
Perkembangan Bakteri pada Makanan
Menurut U.S. Department of Agriculture, bakteri sangat cepat berkembang biak pada suhu antara 4°C hingga 60°C.
Dengan demikian, setelah makanan dimasak dengan aman, makanan panas harus dijaga tetap hangat pada suhu minimal 60°C untuk mencegah pertumbuhan bakteri.
Kemudian dalam waktu maksimal 2 jam setelah selesai dimasak atau setelah dikeluarkan dari alat penghangat, sisa makanan harus segera disimpan di kulkas.
Penting untuk membuang semua makanan mudah rusak yang dibiarkan pada suhu ruang lebih dari 2 jam (atau 1 jam jika suhu udara di atas 32°C, misalnya saat piknik di musim panas).
Kemudian untuk makanan dingin seperti salad ayam atau daging olahan, simpan pada suhu 4°C atau lebih rendah. Saat menyajikan makanan di prasmanan, jaga makanan panas tetap hangat dengan wadah pemanas, slow cooker, atau baki penghangat.
Sementara itu, untuk makanan dingin, letakkan wadah di atas es atau gunakan porsi kecil yang sering diganti. Buang semua sisa makanan dingin yang dibiarkan di suhu ruang lebih dari 2 jam (1 jam bila suhu udara di atas 32°C).
Baca juga artikel yang membahas Tubuh Cepat Lemes? Ketahui Cara Penuhi Protein Harian dengan Benar
Berapa Suhu Aman untuk Penyimpanan Makanan?
Dilansir dari laman U.S. Food and Drug Administration, setidaknya terdapat beberapa hal yang perlu Anda perhatikan ketika menyimpan makanan, berikut di antaranya:
-
Aturan Dasar Penyimpanan
Segera simpan makanan mudah rusak di kulkas atau freezer. Makanan yang butuh pendinginan harus langsung masuk kulkas begitu sampai di rumah.
Patuhi aturan “dua jam” yaitu jangan biarkan daging, ayam, seafood, telur, sayuran, atau makanan lain yang perlu pendinginan berada di suhu ruang lebih dari dua jam atau satu jam jika suhu udara di atas 32°C.
Tips ini juga berlaku untuk sisa makanan, makanan bungkus, dan take-away. Saat menyimpan, jangan penuhi kulkas atau freezer terlalu padat agar sirkulasi udara tetap lancar.
-
Atur Suhu dengan Tepat
Pastikan suhu kulkas tidak lebih dari 4°C, sementara freezer harus pada -18°C. Cek suhu secara berkala dengan termometer kulkas yang kini harganya sudah cukup terjangkau.
-
Perhatikan Petunjuk Label
Bukan hanya daging, sayur, dan produk susu juga harus disimpan dingin. Banyak produk lain juga butuh kulkas. Nah, jika terlambat mendinginkan makanan, sebaiknya buang untuk menghindari risiko.
-
Segera Konsumsi Makanan Siap Saji
Produk siap makan dalam kulkas, seperti daging olahan, sebaiknya segera dikonsumsi. Perlu diketahui, semakin lama disimpan, semakin besar risiko bakteri Listeria tumbuh, apalagi jika suhu kulkas di atas 4°C.
-
Waspadai Tanda Kerusakan
Jika makanan terlihat atau berbau mencurigakan, segera buang. Jamur bisa tumbuh meski di dalam kulkas. Walau tidak selalu berbahaya, jamur membuat makanan tidak layak konsumsi. Jadi lebih aman jika makanan berjamur langsung dibuang.
-
Hati-hati dengan Makanan yang Tampak Baik-baik Saja
Ingat, makanan bisa menyebabkan sakit meski tampak, berbau, atau terasa normal. Penyebabnya adalah bakteri patogen yang berbeda dengan bakteri pembusuk.
Bakteri jahat banyak ditemukan pada daging mentah, ayam, seafood, susu, telur, air tercemar, serta buah dan sayuran segar. Namun pendinginan yang tepat akan memperlambat pertumbuhan bakteri.
BACA JUGA:
Kemudian untuk mengurangi risiko sakit, selalu cuci tangan, bersihkan peralatan dan bahan makanan, pisahkan makanan mentah dari yang siap santap, serta masak dengan suhu yang cukup aman.
Selain pembahasan mengenai berapa suhu aman untuk penyimpanan makanan, ikuti artikel-artikel menarik lainnya di VOI, untuk mendapatkan kabar terupdate jangan lupa follow dan pantau terus semua akun sosial media kami!