Bagikan:

JAKARTA - Ketika membicarakan tanda bahaya kesehatan, masalah ginjal seringkali tidak langsung terlintas di pikiran. Ginjal kita bekerja tanpa henti, menyaring limbah, menyeimbangkan cairan, dan mengatur tekanan darah. Organ kecil berbentuk kacang ini tidak banyak menuntut, tetapi ketika mulai bermasalah, gejalanya bisa sangat halus, terutama pada wanita.

Banyak gejala awal penyakit ginjal bisa disalahartikan sebagai kelelahan, stres, atau bahkan perubahan hormon. Itu sebabnya sangat penting untuk peka terhadap tubuh dan memperhatikan apa pun yang merasa tidak beres.

Berikut 5 gejala awal penyakit ginjal pada wanita, seperti dilansir dari laman Times of India.

1. Mata dan Pergelangan Kaki Bengkak

Kebanyakan dari kita menyalahkan wajah yang bengkak di pagi hari, karena kebanyakan konsumsi makanan asin, kurang tidur, atau sekadar penuaan. Namun, jika Anda melihat bengkak yang terus-menerus di sekitar mata atau pergelangan kaki, itu bisa menjadi tanda bahwa ginjal tidak menyaring dengan benar.

Saat ginjal kehilangan kemampuannya untuk membuang cairan berlebih, cairan itu bisa menumpuk di tubuh. Hal ini menyebabkan pembengkakan, terutama di kaki bagian bawah, telapak kaki, bahkan wajah. Jika pembengkakan ini sering terjadi dan tidak hilang setelah istirahat, ada baiknya Anda bicara dengan dokter.

2. Kelelahan yang Luar Biasa

Anda akan selalu merasa terkuras tenaganya bahkan setelah tidur nyenyak. Ginjal memproduksi hormon bernama eritropoietin, yang membantu tubuh membuat sel darah merah. Ketika fungsi ginjal menurun, hormon ini juga berkurang. Hal ini menyebabkan anemia, yang berujung pada kurangnya oksigen dalam darah dan perasaan lelah. Jika Anda merasa sangat lesu tanpa alasan yang jelas, itu bisa jadi lebih dari sekadar kelelahan biasa.

3. Urin yang Memberi Sinyal Bahaya

Urin adalah gambaran dari apa yang terjadi di dalam tubuh. Ginjal punya peran besar dalam menentukan seperti apa gambaran itu. Berikut adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan:

- Urin berbusa atau berbuih. Ini bisa jadi tanda adanya protein dalam urin.

- Buang air kecil lebih sering, terutama di malam hari.

- Ada darah dalam urin. Ini adalah tanda serius yang harus segera diperiksa.

- Urin berwarna gelap atau keruh. Perubahan warna ini bisa menandakan masalah.

- Nyeri atau rasa panas saat buang air kecil. Ini seringkali terkait dengan infeksi, yang jika dibiarkan bisa merusak ginjal.

Jika kebiasaan buang air kecil tiba-tiba berubah atau Anda melihat salah satu tanda ini, jangan abaikan.

4. Kram Otot Tanpa Sebab yang Jelas

Kram otot yang muncul tiba-tiba, terutama di malam hari, bisa jadi petunjuk bahwa ginjal tidak seimbang. Ginjal membantu mengatur kadar kalsium, natrium, dan kalium dalam darah, yang semuanya sangat penting untuk fungsi otot. Jika kadar elektrolit tidak seimbang karena masalah ginjal, Anda bisa mengalami kram tajam di kaki atau telapak kaki.

5. Kulit Gatal dan Kering

Kulit Anda bisa menjadi indikator sangat baik tentang apa yang terjadi di dalam tubuh. Ketika ginjal tidak membuang limbah dengan benar, racun bisa menumpuk di tubuh, dan kulit seringkali menjadi korbannya. Penyakit ginjal kronis bisa menyebabkan kulit kering, bersisik, atau gatal yang tidak kunjung hilang meskipun sudah memakai losion. Jika kulit terasa tidak enak dan tidak ada yang bisa meredakannya, ginjal Anda mungkin berperan.