JAKARTA - Menjaga kesehatan balita tidak selalu harus melibatkan hal besar seperti imunisasi atau kontrol rutin ke dokter. Justru, ada banyak kebiasaan kecil di rumah yang sering kita anggap sepele, padahal dampaknya sangat besar untuk tumbuh kembang si kecil.
Berikut ini lima kebiasaan sederhana yang terbukti penting dan bisa langsung diterapkan sehari-hari untuk menjaga kesehatan balita, seperti dilansir dari laman Kemenkes.
1. Cuci Tangan Sebelum Menyusui dan Memberi Makan
Kelihatannya sepele, tapi mencuci tangan sebelum menyusui atau memberi makan anak punya dampak luar biasa. Kebiasaan ini bisa mengurangi risiko diare pada balita secara signifikan. Masih banyak kasus diare pada anak yang disebabkan oleh tangan yang tidak bersih saat menyentuh makanan atau botol susu.
Cukup dengan mencuci tangan memakai sabun dan air mengalir selama 20 detik sebelum memberi makan, kita sudah membantu mencegah penyakit yang bisa membahayakan si kecil.
2. Rajin Membersihkan Mainan Anak
Mainan adalah benda yang hampir setiap hari disentuh bahkan masuk ke mulut anak. Sayangnya, mainan juga bisa jadi sarang kuman dan virus kalau jarang dibersihkan. Untuk itu, biasakan membersihkan mainan anak secara rutin.
Cuci dengan air hangat dan sabun, atau gunakan disinfektan khusus yang aman untuk anak. Dengan begitu, risiko anak terkena infeksi saluran cerna atau pernapasan bisa ditekan.
3. Pastikan Anak Tidur Cukup dan Teratur
Tidur bukan sekadar waktu istirahat bagi anak. Saat tidur, tubuh anak memproduksi hormon pertumbuhan dan memperkuat daya tahan tubuh. Balita yang tidurnya kurang dari 10 jam per hari cenderung lebih mudah sakit dan bisa mengalami gangguan perilaku
Supaya tidur anak lebih berkualitas, buat rutinitas tidur yang konsisten, jauhkan gadget satu jam sebelum tidur, dan ciptakan suasana kamar yang nyaman dan tenang.
4. Jangan Paksa Anak Makan
Banyak orang tua khawatir ketika anak susah makan, lalu mencoba memaksa mereka menghabiskan makanan. Padahal, memaksa makan bisa membuat anak trauma atau malah kehilangan nafsu makan.
BACA JUGA:
Lebih baik terapkan pola makan yang mengikuti sinyal lapar dan kenyang anak. Ini disebut “responsive feeding” dan sudah terbukti mendukung pertumbuhan serta kebiasaan makan yang sehat dalam jangka panjang.
5. Ajak Anak Berjemur di Pagi Hari
Sinar matahari pagi adalah sumber alami vitamin D yang sangat dibutuhkan anak untuk pertumbuhan tulang dan menjaga daya tahan tubuh. Cukup ajak anak bermain di luar atau duduk santai di teras rumah sebelum jam 9 pagi selama 10–15 menit.
Kebiasaan sederhana ini bisa membantu mencegah kekurangan vitamin D, yang bisa berdampak pada pertumbuhan tulang dan kesehatan secara umum.