Bagikan:

JAKARTA - Kanker paru dikenal sebagai penyakit yang memengaruhi sistem pernapasan dengan gejala khas seperti batuk kronis, sesak napas, dan nyeri dada. Namun, tahukah Anda bahwa beberapa jenis kanker paru juga dapat menunjukkan gejala yang tak terduga, seperti nyeri di bahu?

Nyeri bahu bukanlah gejala umum penyakit kanker paru, sehingga sering kali diabaikan atau disalahartikan sebagai masalah otot, sendi, atau postur tubuh.

Padahal, pada beberapa kasus, gejala ini bisa menjadi tanda penting dari jenis kanker paru tertentu, khususnya jika tumor tumbuh di lokasi tertentu dalam paru-paru.

Berikut jenis kanker paru-paru yang dapat menyebabkan nyeri bahu, seperti dilansir dari laman Times of India.

1. Tumor Pancoast

Ini adalah jenis kanker paru non-sel kecil (non-small cell lung cancer) yang tumbuh di bagian atas paru-paru (apeks). Karena lokasinya yang dekat dengan saraf dan pembuluh darah yang menuju lengan dan bahu, tumor ini sering menimbulkan nyeri hebat di bahu, punggung atas, bahkan menyebar hingga ke lengan. Gejala ini dikenal sebagai Pancoast Syndrome.

2. Metastasis

Kanker paru stadium lanjut yang menyebar (metastasis) ke tulang-tulang di sekitar bahu, seperti tulang belikat atau tulang lengan atas. Ini dapat menyebabkan nyeri terus-menerus, terutama jika penderita bergerak atau mengangkat beban.

Ada jenis kanker paru-paru non-sel kecil yang sering kali tidak terdeteksi sampai penyakitnya telah menjalar ke luar area paru-paru. Kondisi ini dikenal sebagai kanker paru stadium lanjut atau metastasis. Dalam tahap ini, sel-sel kanker dapat menyerang dan merusak berbagai bagian tubuh, seperti tulang, organ-organ vital, jaringan saraf, hingga otot.

Salah satu gejala yang mungkin muncul akibat penyebaran ini adalah nyeri yang intens pada bahu. Hal ini terjadi karena jaringan otot di sekitar bahu bisa terdampak oleh sel-sel kanker yang sudah menyebar dari paru-paru. Oleh sebab itu, rasa sakit pada bahu yang tidak kunjung membaik perlu diwaspadai sebagai kemungkinan tanda bahwa kanker telah menyebar ke area tersebut.

Gejala Terkait Lain yang Perlu Diwaspadai

Selain nyeri bahu, gejala-gejala lain yang bisa menyertai termasuk:

- Kelemahan pada lengan

- Sensasi seperti tertusuk jarum (kesemutan)

- Batuk kronis atau batuk berdarah

- Napas pendek

- Penurunan berat badan tanpa sebab

- Kelelahan yang tidak membaik dengan istirahat

- Infeksi saluran pernapasan yang sering kambuh

Jika nyeri bahu disertai gejala-gejala di atas, apalagi jika Anda memiliki riwayat merokok atau terpapar asap rokok dalam jangka panjang, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Deteksi dini kanker paru sangat penting karena sebagian besar kasus baru ditemukan saat sudah memasuki stadium lanjut. Pemeriksaan penunjang seperti rontgen dada, CT scan, dan biopsi dapat membantu menegakkan diagnosis secara akurat.

Langkah terbaik untuk mencegah kanker paru adalah dengan tidak merokok, menghindari paparan asap rokok (perokok pasif), serta menjaga lingkungan yang sehat dan bebas polusi. Bagi mereka yang memiliki faktor risiko, menjalani skrining rutin dapat meningkatkan kemungkinan mendeteksi kanker sejak dini.