Bagikan:

JAKARTA - Nyeri dada sering dikaitkan dengan gejala dari masalah kardiovaskular. Namun, ternyata terdapat beberapa gejala lainnya yang menandakan masalah jantung yang jarang disadari.

“Hal yang umum kita khawatirkan adalah ketidaknyamanan di dada. Tetapi, sebenarnya ada masalah kardiovaskular dapat ditandai dengan gejala-gejala lain yang tidak berkaitan dengan nyeri dada,” kata ahli jantung di Providence Saint John’s Health Center di Santa Monica, California, Dr Rigved Tadwalkar, dikutip dari Huffington Post, pada Kamis, 22 Mei 2025.

Adapun gejala-gejala yang bisa menandakan penyakit jantung tanpa disadari, seperti di bawah ini.

1. Kesemutan atau nyeri kaki

Nyeri di betis atau tungkai bawah bagian kaki, terutama saat disertai dengan pembengkakan dapat disebabkan oleh bekuan darah di vena dalam tubuh. Pembengkakan kaki juga dapat terjadi saat jantung mengalami masalah dalam memompa darah ke seluruh tubuh, yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke kaki.

“Nyeri di kaki, meskipun sangat jauh dari jantung, sebenarnya dapat menandakan bahwa ada sesuatu yang terjadi pada sistem kardiovaskular,” kata Dr. Tadwalkar.

2. Sakit kepala yang parah

Sakit kepala yang parah juga mungkin menjadi penada terjadinya masalah pada jantung. Sakit kepala bagian depan dengan rasa sakit yang menjalar di dahi dan belakang mata dapat mengindikasikan seseorang memiliki tekanan darah tinggi.

3. Sesak napas

Sesak napas merupakan gejala yang terkait dengan banyak masalah jantung. Meskipun gejala ini tidak terlalu spesifik, tetapi perlu untuk diperhatikan.

Sesak napas, terutama saat beraktivitas dapat menjadi tanda bahwa seseorang memiliki tekanan darah tinggi. Hal ini banyak dialami oleh wanita usia lanjut ketika berolahraga.

Kondisi sesak napas dapat tiba-tiba memburuk saat beraktivitas juga bisa menjadi tanda gumpalan di paru-paru. Kondisi ini juga bisa menandakan salah satu katup jantung, gangguan irama jantung, atau bahkan gagal jantung.