Bagikan:

YOGYAKARTA – 6 sasaran kesalamatan pasien dapat digunakan sebagai acuan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit.

Sasaran keselamatan pasien adalah sebuah sistem yang membuat pasien lebih aman dan nyaman saat menggunakan jasa layanan kesehatan di rumah sakit.

Penerapan sistem ini bertujuan untuk melindungi pasien dari segala bentuk risiko yang dapat mengancam kesehatan dan kesalamatan mereka selama proses diagnosis, pengobatan, dan perawatan.

Sasaran keselamatan pasien mencakup enam poin yang kemudian menjadi dasar bagi manajemen rumah sakit untuk memastikan kualitas dan kemanan layanan kesehatan.

6 Sasaran Keselamatan Pasien

Dihimpun dari berbagai sumber, berikut ini adalah 6 sasaran keselamatan pasien yang harus diperhatikan tenaga medis agar dapat meningkatkan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit:

  1. Ketepatan identifikasi pasien

Dikutip dari laman resmi Rumah Sakit Krakatau Medika, Kesalahan dalam identifikasi pasien bisa berakibat fatal, terutama dalam hal pemberian obat, transfuse darah, atau tindakan medis lainnya. Oleh sebab itu, penting bagi tenaga medis untuk mengidenfikasi pasien dengan tepat agar dapat menghindari kesalahan saat melakukan asuhan terhadap pasien.

Identifikasi pasien dapat dilakukan dengan menanyakan nama lengkap, tanggal lahir, nomor rekam medis, dan nomor induk kependudukan (NIK).

Data diperoleh kemudian dicocokkan dengan label identitas pasien sebelum memberikan perawatan atau tindakan medis.

  1. Peningkatan komunikasi efektif

 Komunikasi yang efektif antara anggota tim kesehatan menjadi kunci untuk menghindari kesalahan medis. Informasi yang tidak lengkap atau salah interpretasi bisa menimbulkan kesalahan dalam diagnosa, pengobatan, atau perawatan lanjutan.

Komunikasi dikatakan jelas dan efektif jika pesan yang disampaikan dapat dipahami serta tidak terdapat miskomunikasi pada saat melakukan perintah atau tindakan.

  1. Peningkatan kewaspadaan pada obat-obatan high-alert

Obat-obatan high-alert adalah jenis obat dengan tingkat kewaspadaan tinggi karena berisiko membahayakan pasien jika pengelolaannya tidak dilakukan dengan benar.

Jenis obat-obatan ini dibagi menjadi tiga kelompok, antara lain:

  • Obat untuk pasien jantung, anestesi, insulin, dan obat berisiko tinggi lainnya
  • Obat-obatan yang mempunyai nama, bentuk, dan pengucapan yang mirip (Look Alike Sound Alike/LASA).
  • Elektrolit konsentrat pekat atau obat konsentrasi tinggi.

Pemberian obat-obatan yang masuk dalam kelompok high alert harus tepat dan benar agar tidak membahayakan keselamatan pasien.

  1. Benar pasien, benar lokasi, benar prosedur, dan benar tindakan operasi

Sebelum memberikan tindakan medis, tenaga kesehatan perlu melakukan pengecekan ulang.

Beberapa hal yang perlu diverifikasi, yakni tanda tangan pasien, mark side atau penandaan pada area yang akan dioperasi, dan lain sebagainya. Prosedur ini untuk memastikan bahwa tindakan medis dilakukan dengan benar

  1. Pencegahan risiko infeksi

Pencegahan risiko infeksi terkait pelayanan kesehatan, termasuk salah satu dari enam sasaran keselamatan pasien.

Menyadur laman resmi Kementerian Kesehatan, infeksi terkait pelayanan kesehatan (Health Care Associated Infections/HAIs) merupakan infeksi yang terjadi pada pasien selama perawatan di rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Untuk mencegah hal tersebut, penyedia layanan kesehatan wajib menerapkan praktik kebersihan dan sterilisasi yang baik, seperti melakukan hand hygiene lewat enam langkah cuci tangan yang benar.

  1. Pengurangan risiko pasien jatuh

6 sasaran keselamatan pasien yang terakhir adalah pengurangan risiko pasien jatuh. Menyadur laman RSUD Banyumas, beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengurangi risiko ini, yakni:

  • Memastikan lingkungan atau lantai rumah sakit tidak licin
  • Memastikan pengaman tempat tidur terpasang dengan baik
  • Memastikan rem roda tempat tidur terkunci
  • Menyingkirkan barang berbahaya seperti barang epcah belah
  • Memastikan lampu menyala terang pada saat malam hari
  • Kamar mandi dan WC harus terpasang sidereal
  • Memasang gelang penanda risiko jatuh
  • Memastikan brankard atau kursi roda terkunci saat stasioner

Demikian informasi tentang 6 sasaran keselamatan pasien. Dapatkan update berita pilihan lainnya hanya di VOI.ID.