YOGYAKARTA - Susu bubuk menjadi salah satu jenis minuman yang banyak diminati setiap orang karena berpotensi awet lebih lama. Namun, meskipun tahan lebih lama, susu bubuk harus disimpan dengan teknis yang tepat untuk menjaga kebersihan dan kualitas produk. Lantas bagaimana cara menyimpan susu bubuk? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Susu bubuk bisa dikonsumsi dengan cara diseduh menggunakan air panas atau dicampur dalam resep kue. Jika tidak terlalu rutin mengonsumsi susu bubuk, maka Anda perlu menyimpan susu dengan cara yang tepat.
Tentunya Anda tidak menginginkan hal buruk terjadi, misalnya di kemudian hari ketika ingin membuat susu tetapi susu Anda malah dirubung semut atau rasanya jadi hambar. Oleh sebab itu, Anda harus memahami cara menyimpan susu bubuk.
Cara Menyimpan Susu Bubuk
Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat menyimpan susu bubuk, mulai dari wadah yang digunakan, tempat menyimpan, hingga suhu ruangan. Di bawah ini adalah tips menyimpan susu bubuk yang bisa Anda terapkan di rumah.
Jangan terkena sinar matahari
Letakkan susu bubuk di tempat yang tidak terpapar sinar matahari. Agar terhindar dari paparan cahaya matahari, Anda dapat menyimpan susu di wadah kaleng atau kemasan aluminium foil. Selain itu, Anda juga dapat menyimpan susu di dalam toples transparan dan menyimpannya di dalam lemari.
Wadah harus tertutup rapat
Anda dapat memindahkan susu bubuk dalam kemasan dan memasukkannya di wadah atau toples. Pastikan juga wadah yang digunakan untuk menaruh susu bubuk selalu tertutup rapat. Selain itu, jangan menyimpan susu bubuk dalam waktu lebih dari tiga hari setelah kemasan dibuka.
Memakai kemasan asli
Susu bubuk yang masih tersimpan di dalam kemasan mempunyai kelebihan dapat bertahan lebih lama dari oksigen. Oleh sebab itu, Anda dapat menyimpan susu bubuk dalam kemasan aslinya.
Jangan simpan di kulkas
Masih banyak orang yang menyimpan susu bubuk di dalam kulkas. Padahal Anda disarankan untuk tidak menaruh susu bubuk di dalam lemari es. Perubahan suhu dari ruangan ke kulkas dapat mengakibatkan terbentuknya air di dalam udara. Kondisi tersebut akan menjadikan tekstur susu bubuk jadi lembab dan menggumpal.
Jangan dekat kompor
Anda tidak disarankan menaruh susu bubuk di dekat kompor, baik itu saat disimpan di dalam kemasan atau wadah. Susu bubuk yang berada di dekat kompor dapat meleleh karena terpapar suhu panas.
Segera habiskan susu formula yang sudah diracik
Mendiamkan susu formula yang sudah diracik terlalu lama bisa mengakibatkan tumbuhnya bakteri di dalam botol susu bayi. Susu formula yang sudah diracik harus diminum habis satu jam setelah dibuat.
Jika Anda hendak menyimpannya, masukkan ke dalam botol dan simpan di dalam lemari es. Namun, sebaiknya susu tersebut dipanaskan dan dikonsumsi sebelum 24 jam.
Anda juga harus membuang susu formula sisa yang tidak habis dikonsumsi oleh anak. Jangan pernah simpan susu formula sisa di dalam kulkas sebab kombinasi susu formula dan air liur bayi akan mendukung pertumbuhan bakteri.
Demikianlah ulasan mengenai cara menyimpan susu bubuk yang dapat Anda lakukan. Semoga bermanfaat. Kunjungi VOI.id untuk mendapatkan informasi menarik lainnya.