JAKARTA - Mike Tyson dituntut di Pengadilan London sebesar hampir 1,59 juta dolar AS (1,5 juta euro) karena diduga melanggar kesepakatan untuk mempromosikan perusahaan perjudian guna melawan YouTuber, Jake Paul.
Medier, perusahaan terdaftar di Siprus yang mempromosikan perusahaan kasino dan taruhan daring Rabona, menggugat mantan juara kelas berat itu dan perusahaannya, Tyrannic, karena diduga mengingkari kesepakatan yang disepakati pada Januari 2024.
Gugatan yang diajukan di Pengadilan Tinggi London pada Oktober 2024 itu menyatakan bahwa Tyson mengakhiri kesepakatan tersebut pada Maret 2024, hari yang sama saat pertarungannya dengan Paul diumumkan.
Saat itu, Tyson mengklaim bahwa Medier telah melanggar kesepakatan mereka. Namun, pengacara Medier berpendapat bahwa tindakannya tidak merupakan pelanggaran kesepakatan.
Pelanggaran kontrak oleh Tyson telah menyebabkan Medier mengalami kerugian sekitar 1,46 juta euro.
VOIR éGALEMENT:
"Alasan sebenarnya atas pemutusan hubungan kerja yang tergesa-gesa dan melanggar hukum antara Mike Tyson dan Tyrannic adalah karena Tyson telah menyetujui kesepakatan yang disponsori oleh Netflix untuk melawan influencer Jake Paul," kata pengacara perusahaan tersebut dalam dokumen yang dipublikasikan pada Jumat, 6 Desember 2024, waktu setempat.
Tyson dan Tyrannic belum mengajukan pembelaan atas gugatan tersebut. Selain itu, dia dan perusahaannya juga belum dapat dimintai komentar.
Sementara itu, Jake Paul mengalahkan Tyson dengan keputusan bulat di Texas pada bulan lalu dalam pertarungan yang disiarkan langsung di Netflix yang gagal memenuhi ekspektasi besarnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)