Partager:

JAKARTA - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., menekankan semangat berkarya Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) terus digelrakan, diperkuat dan dikembangkan sesuai zaman.

Berbicara selaku Pembina Utama Persit Kartika Chandra Kirana pada peringatan HUT ke 80 organisasi Persit Kartika Chandra Kirana yang digelar di Expo Balai Kartini, Jakarta, Kamis (7/5), Jenderal Maruli mengatakan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana menjadi momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian, solidaritas, dan peran strategis organisasi dalam mendukung tugas TNI AD serta memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat dalam berkarya.

Kasad menegaskan, secara historis organisasi Persit KCK dibentuk sebagai wadah perjuangan dan pengabdian para istri prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas TNI AD.

"Sejak awal kelahirannya, Persit Kartika Chandra Kirana hadir bukan hanya sebagai organisasi pendamping, tetapi sebagai bagian penting dari kekuatan moral dan sosial yang turut menopang keberhasilan tugas para prajurit di medan pengabdian," ujar Kasad, melansir keterangan Dinas Penerangan TNI AD, Jumat (8/5).

Lebih lanjut Abituren Akmil 1992 ini mengatakan, selama ini Persit Kartika Chandra Kirana telah menghadirkan berbagai program positif dan kreatif di bidang kesehatan, pendidikan, ekonomi, maupun kesejahteraan. Beragam kegiatan tersebut tidak hanya memberi manfaat bagi anggota Persit dan keluarga prajurit, tetapi juga dirasakan masyarakat secara luas.

uli simanjuntak
Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Uli Simanjuntak. (Sumber: Dispenad)

"Semangat berkarya inilah yang harus terus digelorakan, diperkuat, dan dikembangkan sesuai dengan dinamika zaman," Kasad menekankan.

Menurut Kasad, nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu Persit KCK harus terus menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi dan pengabdian kepada bangsa dan negara

"Nilai-nilai luhur ini harus terus menjadi landasan bagi setiap anggota Persit Kartika Chandra Kirana dalam berkarya, berorganisasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan TNI AD," tandas Jenderal Maruli.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Uli Simanjuntak mengatakan, keberadaan istri prajurit bukan hanya sebagai pendamping suami, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung tugas-tugas suami dan keluarga serta memberikan dampak

positif masyarakat di sekitarnya.

"Selama delapan dekade, Persit hadir bukan hanya sebagai organisasi tetapi juga rumah bagi perempuan-perempuan kuat yang memilih untuk mencintai seorang prajurit dan memilih jalan hidupnya tidak selalu indah. Satu hal yang tidak berubah adalah keteguhan hati seorang istri tentara," ungkap Uli Simanjuntak.

hut persit kartika chandra kirana
HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. (Sumber: Dispenad)

Diketahui, peringatan Hari Jadi ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana kali ini mengusung tema "Persit Kartika Chandra Kirana Mewujudkan Keluarga Tangguh, Mandiri dan Berkualitas Menuju Indonesia Emas."

Dalam peringatan yang dihadiri oleh Ketua Umum Dharma Pertiwi Ny. Evi Agus Subiyanto ini dianugerahkan Satya Lencana Setya Bakti 8 tahun, 16 tahun dan 24 tahun kepada perwakilan Persit KCK dan penghargaan kepada juara Lomba Posyandu, Kader Posyandu, Bina Keluarga Balita (BKB), Kader BKB berprestasi, istri Komandan Batalyon berdampak positif bagi organisasi dan masyarakat.

Peringatan kali ini juga ditandai dengan peluncuran buku "80 Tahun Persit Kartika Chandra Kirana Berkarya".

Dalam perilisan buku ini hadir sebagai perjalanan organisasi yang mengajak anggota Persit KCK menulusuri sejarah, mengenal profil ketua umum dari masa ke masa, hingga evolusi seragam kebanggaan Persit KCK.

hut persit kartika chandra kirana
HUT ke-80 Persit Kartika Chandra Kirana. (Sumber: Dispenad)

Persit KCK bukan hanya sebagai wujud organisasi, namun keberadaannya juga berperan aktif dalam berbagai bidang diantaranya Bidang sosial yaitu wujud kepedulian nyata Persit Kartika Chandra Kirana berhasilgalang dana kemanusiaan untuk korban bencana alam.

Dalam waktu singkat kurun waktu tiga hari periode 4 – 6 Desember 2025 perolehan dana berhasil terkumpul sebesar Rp. 7.594.536.755,-. Sebagai bentuk empati dan solidaritas kepada sesama dana disalurkan kepada para korban bencana alam yang terdampak di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Yayasan Kartika Asih di bawah naungan Persit Kartika Chandra Kirana, kembali meneguhkan komitmen kepedulian sosialnya melalui penyaluran dana bantuan dan santunan yang ditujukan khusus kepada anak yatim serta para warakawuri (istri purnawirawan/prajurit yang telah gugur.

Program santunan kali ini difokuskan kepada pemberian dukungan finansial dan kebutuhan pokok guna meringankan beban ekonomi keluarga. Bantuan yang disalurkan meliputi bantuan dana pendidikan sebesar Rp. 2.937.950.000 kepada 8.229 putra dan putri dari kalangan tamtama, bintara, PNS Gol I dan II serta pemberian tali asih kepada 1.687 warakawuri senilai Rp 4.581.000.000,-.

Di Bidang Kesehatan, kesehatan anggota dan keluarga menjadi fondasi utama dalam mendukung kesiapan tugas prajurit. Menyadari hal tersebut, Persit KCK secara proaktif meluncurkan program prioritas kesehatan yang berfokus pada deteksi dini kanker payudara serta pengelolaan risiko diabetes bagi anggota dan anak-anak.

Mengingat tingginya tingkat ancaman kanker payudara dan diabetes di lingkungan keluarga prajurit, Persit KCK menekankan pentingnya kesadaran preventif melalui metode SADARI (Periksa Payudara Sendiri) dan SADANIS (Periksa Payudara Klinis). Program ini meliputi sosialisasi massa tentang edukasi gizi keluarga, gerakan hidup sehat dan screening gula darah.

Di usia ke-80 tahun, Persit Kartika Chandra Kirana dinilai telah memasuki fase kematangan organisasi. Karena itu, momentum peringatan HUT kali ini diharapkan semakin memperkuat komitmen Persit KCK sebagai organisasi yang modern, solid, adaptif, namun tetap berakar pada nilai-nilai pengabdian.

Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian yang terus terjaga, Persit Kartika Chandra Kirana diharapkan mampu terus menjadi mitra strategis TNI AD dalam mendukung ketahanan keluarga prajurit sekaligus berkontribusi aktif bagi kemajuan masyarakat, bangsa, dan negara.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)