Partager:

JAKARTA - Serangan artileri terarah Ukraina pada Hari Senin menewaskan enam orang, termasuk dua wartawan dan sopir mereka yang sedang bertugas di wilayah Luhansk, Ukraina timur yang dikuasai Moskow, kata otoritas dan media Rusia.

Serangan itu menewaskan Alexander Fedorchak, seorang wartawan perang dari media Rusia Izvestiaa, serta operator kamera Andrei Panov dan sopir Alexander Sirkeli yang bekerja untuk saluran televisi Zvezda, kata Kementerian Luar Negeri Rusia.

Sementara itu, koresponden Zvezda lainnya, Nikita Goldin, terluka parah.

Gubernur Wilayah Luhansk yang ditunjuk Rusia Leonid Pasechnik mengatakan, penembakan Ukraina menewaskan enam orang. Dia tidak mengatakan siapa orang lain yang dilaporkan tewas.

Serangan itu adalah "penembakan artileri terarah oleh Kyiv," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova dalam pernyataan di Telegram.

"Serangan itu dilakukan dengan amunisi MLRS berpresisi tinggi pada kendaraan sipil yang telah ditentukan sebelumnya dengan perwakilan pers," kata Zakharova tanpa memberikan bukti, dikutip dari Reuters 25 Maret.

Reuters tidak dapat memverifikasi laporan Rusia secara independen. Sementara, Kantor Kepresidenan Ukraina dan Kementerian Luar Negeri tidak segera menanggapi permintaan Reuters untuk memberikan komentar di luar jam kantor.

Hampir seluruh wilayah Luhansk kini telah direbut oleh pasukan Rusia, saat Moskow berupaya menguasai wilayah Donbas timur yang lebih luas, salah satu wilayah Ukraina yang paling terindustrialisasi.

Luhansk, bersama dengan tiga wilayah Ukraina lainnya yang sebagian dikuasai Rusia, telah dianeksasi dan dimasukkan ke dalam Rusia, dalam tindakan yang dikutuk sebagai tindakan ilegal oleh Kyiv dan sekutu Baratnya.

Diketahui, dengan kontrol ketat Kremlin atas informasi tentang tindakan militernya di Ukraina, koresponden perang Rusia telah menjadi kunci dalam menyebarkan berita tentang perang tersebut.

Izvestia, media berita pro-Kremlin, mengatakan Fedorchak telah memasuki wilayah Luhansk setelah melaporkan dari wilayah Kupiansk di wilayah tetangga Kharkiv, salah satu wilayah tempat pasukan Rusia telah maju dalam beberapa bulan terakhir.

Di Luhansk, Izvestia mengatakan di situs webnya, Fedorchak sedang mempersiapkan laporan tentang pekerjaan kru pesawat nirawak ketika mobil mereka terkena serangan.

"Laporan terakhirnya dirilis pada 23 Maret — itu adalah cerita tentang bagaimana pasukan kami memperketat setengah lingkaran di sekitar Kupiansk," kata Izvestia.

Serangan itu terjadi pada saat yang sama, ketika negosiator Rusia dan Amerika bertemu di Arab Saudi untuk membahas kemungkinan gencatan senjata parsial dalam perang tiga tahun yang dimulai Rusia dengan invasi besar-besaran ke negara tetangganya yang lebih kecil.

Sebelumnya, seorang reporter lepas yang bekerja untuk Izvestia tewas di Ukraina pada bulan Januari.

Pada Hari Senin, jurnalis Rusia lainnya, seorang koresponden untuk kantor berita negara TASS, terluka dalam serangan Ukraina di wilayah perbatasan Rusia Kursk, kata Zakharova.

Data yang diberikan sebelumnya dalam perang oleh Komite Perlindungan Jurnalis menghitung sedikitnya 15 jurnalis tewas sejak invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Zakharova meminta Organisasi untuk Keamanan dan Kerja Sama di Eropa dan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk menanggapi serangan tersebut secara "tepat".


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+