Aryana Sabalenka Berhasil Kubur Mimpi Iva Jovic di Australia Open 2026
JAKARTA – Aryna Sabalenka berhasil menghentikan laju petenis belia Iva Jovic di babak perempat final Australia Open 2026 untuk mendapat tiket semifinal keempat beruntun di turnamen itu.
Petenis peringkat satu dunia mengakhiri laju gemilang petenis Amerika Serikat berusia 18 tahun tersebut dua set langsung 6-3 dan 6-0 dalam waktu kurang dari 90 menit di Rod Laver Arena, Melbourne Park, pada Selasa, 27 Januari 2026, pagi WIB.
Sabalenka, yang telah mengoleksi dua gelar di Australia Open dan merupakan unggulan pertama pada tahun ini, selanjutnya akan menunggu pemenang antara unggulan ketiga Coco Gauff versus Elina Svitolina.
VOIR éGALEMENT:
Iva menikmati perjalanan yang luar biasa di Melbourne untuk menjadi petenis Amerika Serikat termuda yang mencapai perempat final sejak Venus Williams berusia 17 tahun pada 1998.
Mantan petenis nomor satu dunia Novak Djokovic bahkan ikut memuji bakat yang dimiliki oleh Iva. Dia menilai petenis berusia 18 tahun tersebut akan menjadi penantang gelar pada waktu yang akan datang.
"Dia jelas memiliki semua kemampuan untuk menjadi juara pada masa depan dan petenis nomor satu pada masa depan," kata pemenang 24 gelar Grand Slam itu sebelum pertandingan Jovic melawan Aryna Sabalenka, dikutip BBC Sport.
Iva saat ini menempati peringkat ke-27 dunia sehingga memainkan Grand Slam pertama dalam kariernya sebagai unggulan. Padahal, hanya 12 bulan yang lalu, dia masih berada di peringkat ke-191 dunia.
Petenis kelahiran California itu tercatat memenangi gelar tingkat WTA Tour pertamanya di Guadalajara, Meksiko, tahun lalu yang penuh terobosan. Ia juga mendapat gelar WTA 125 pertamanya di Ilkley Open.
Iva kemudian memulai 2026 dengan langkah yang mantap. Ia berhasil mencapai semifinal di Auckland sebelum melaju ke final Hobart International, tetapi kalah melawan Elisabetta Cocciaretto dari Italia.
Pada tahun ini, Iva tercatat telah memenangi 11 pertandingan atau lebih banyak dari siapa pun di WTA Tour. Sayangnya, impian dia untuk bisa lanjut ke semifinal di Melbourne Park malah kandas.