JAKARTA – Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi menyebut Gerakan Pangan Murah (GPM) dapat menstabilkan harga kebutuhan bahan pokok (bapok). Sampai dengan saat ini, gerakan pangan tersebut telah digelar di 2.500 titik seluruh Indonesia.

Pernyataan ini dia ucapkan ketika meninjau kegiatan GPM bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Kantor Kecamatan Pondok Gede, Bekasi, Sabtu, 22 Maret.

“Badan Pangan Nasional telah menugaskan Bulog untuk menjaga stok beras nasional. Saat ini, stok beras di Bulog sangat aman di 2,1 juta ton. Ini bukan persiapan jangka pendek, sebulan atau dua bulan, melainkan program yang telah dipersiapkan sejak tahun lalu, sehingga hari ini pemerintah hadir dengan intervensi stabilisasi seperti Gerakan Pangan Murah ini, tidak hanya untuk beras, tetapi juga daging, ayam, dan komoditas lainnya,” katanya dalam keterangan tertulis yang diterima VOI.

Lebih lanjut kata Arief, intervensi juga dilakukan melalui fasilitasi distribusi pangan dari daerah sentra produksi ke daerah defisit.

“Misalnya kemarin cabai harga tinggi. Di beberapa daerah masih ada yang produksi. Kita tinggal distribusikan dari daerah sentra produksi kepada daerah yang minus,” tambahnya.

Kemudian, dia menyebut Bekasi dan Jakarta merupakan captive market yang cukup besar bagi daerah sentra produksi.

“Daerah sentra produksi tentunya mengharapkan kita dan Kadin sebagai standby buyer yang dapat menghubungkan hulu ke hilir dan juga sebagai offtaker yang sudah mengetahui pasarnya,” ujar Arief.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono meyakini jika inflasi dapat dijaga maka harga pangan yang terjangkau dapat dinikmati masyarakat.

“Salah satu tugas kepala daerah yang diberikan oleh presiden tentunya menjamin ketersediaan bahan pangan selama masa lebaran ini dan ini adalah salah satu cara dukungan yang diberikan oleh Kadin dan Badan Pangan Nasional pada warga masyarakat,” kata Tri.

Dia juga berpesan kepada warga Kota Bekasi agar tetap tenang dan tidak panic buying karena ketersediaan stok pangan yang cukup dan harganya stabil.

“Dan ini saya kira menjadi satu harapan sehingga perayaan hari raya tahun ini tentu bisa menjadi lebih bahagia dan menempuh hari kemenangan dengan bersama-sama,” ucap Tri.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)