JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir melepas keberangkatan 106.000 peserta program mudik bersama BUMN 2025. Ratusan ribu peserta mudik ini diberangkatkan oleh 83 perusahaan pelat merah.

Ada tiga moda transportasi yang disediakan dalam program mudik mersama BUMN 2025 ini yaitu bus, kereta dan kapal laut dengan mencakup lebih dari 200 kota tujuan di Pulau Jawa, Sumatera, Bali, Sulawesi, Kalimantan, Maluku, dan Papua.

“Sekarang hampir 106.000 (peserta mudik gratis) yang didukung oleh 83 BUMN,” katanya di Kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat, Kamis, 27 Maret.

Erick juga mengatakan bahwa jumlah peserta tahun ini meningkat sekitar 12 persen dari tahun sebelumnya yang hanya sekitar 93.000 peserta. Sejalan dengan hadirnya program mudik bersama ini, sudah ada peralihan bertahap dari penggunaan kendaraan pribadi, terutama sepeda motor, ke transportasi umum.

Lebih lanjut, Erick bilang shifting ini sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mengurangi kemacetan dan risiko kecelakaan, khususnya bagi pemudik yang sebelumnya menggunakan sepeda motor.

“Sekarang kita pelan-pelan sudah lima tahun ini, sudah mulai shifting ke bus dan terakhir ke kereta api ini peningkatannya sampai 53 persen,” ucapnya.

Selain itu, Erick bilang tahun ini juga pemerintah berhasil menurunkan tarif tiket pesawat sebesar 13 hingga 14 persen. Dia bilang penurunan tarif ini penting dilaksanakan untuk membantu masyarakat yang ingin mudik dengan pesawat.

“Lalu kemarin juga Bapak Menhub (Dudy Purwagandhi) mendorong juga bagaimana kereta api juga ada diskon sampai 25 persen. Lalu juga jalan tol ada 20 persen. Ini semua tidak lain tadi untuk pelayanan publik kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik,” jelasnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)