JAKARTA - Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella membentuk komite darurat untuk menangani dampak gempa berkekuatan magnitudo 7,4 yang melanda negaranya. Data sementara, dua orang tewas akibat gempa.
"Saya sedang dalam perjalanan menuju Bogotá untuk fokus menangani situasi darurat yang dihadapi negara kita," tulis de la Espriella dalam unggahan di X.
Presiden menyatakan dirirnya bakal memimpin langsung upaya untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana tersebut dari pos komando Unit Nasional Manajemen Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia.
"Kepada warga Kolombia yang sedang melalui masa-masa sulit hari ini, saya ingin mengatakan: Anda tidak sendirian. Anda memiliki presiden yang sangat peduli terhadap rakyatnya dan akan melakukan apa pun yang diperlukan untuk melindungi serta mendukung Anda, sekaligus membantu wilayah-wilayah terdampak untuk bangkit kembali—bersama-sama," ujarnya.
SEE ALSO:
Terkait gempa, dilaporkan dua orang tewas di kota Manizales, Kolombia tengah, menurut Wali Kota Jorge Eduardo Rojas.
"Banyak bangunan terdampak; ada bangunan yang hancur total maupun sebagian," ujar Rojas dalam sebuah video yang diunggah di akun X miliknya. "Ada dua orang yang meninggal dunia akibat peristiwa tersebut atau dalam situasi yang berkaitan erat dengannya,” imbuhnya.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)