JAKARTA - Polda Metro Jaya Berencana memanggil tiga tersangka dalam kasus pencemaran nama baik dan fitnah terkait kasus dugaan ijazah palsu mantan Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Kamis 13 November 2025.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menjelaskan, Ketiga tersangka itu adalah, eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo, Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tiffa, dan ahli digital forensik Rismon Hasiholan Sianipar.

“Iya benar, sementara tiga tersangka itu yang dijadwalkan, Kamis 13 November 2025,” kata Kombes Budi saat dihubungi wartawan, Senin 10 November.

Namun, kata Budi, belum dapat dipastikan apakah ketiga tersangka itu hadir atau tidak. Ia mengaku akan memastikan ke tim penyidik.

“Besok saya pastikan ke penyidik,” pungkasnya.

Secara terpisah, kuasa hukum Roy Suryo cs, Ahmad Khozinudin mengaku telah menerima surat panggilan kepolisian, untuk pemeriksaan kliennya. Menurut Khozinudin, kliennya akan memenuhi panggilan pemeriksaan tersebut.

“Surat panggilan itu sudah kami terima untuk pemeriksaan hari Kamis, Minggu ini ya. Terkait pemanggilan kita akan memenuhi panggilan itu sebagai warga negara yang baik,” ujarnya.

Khozinudin menilai proses hukum saat ini masih lemah. Sebab menurutnya, beberapa orang yang kini berstatus tersangka belum dilakukan penahanan. Sehingga dirinya menegaskan tidak takut atas permasalahan hukum yang menjerat kliennya.

“Kita mau tunjukkan pada publik tidak ada rasa takut sedikitpun terkait status hukum dan pemanggilan dari penyidik,” jelasnya.

“Yang sudah inkrah saja sampai hari ini gak ada masalah. Gak dieksekusi Silfester Matutina. Yang sudah status tersangka juga tidak ada penahanan seperti Firli Bahuri,” sambungnya.

Ia menegaskan, bahwa kliennya tidak akan ditahan meski bersetatus tersangka.

“Tidak ada kaitan hadirnya kita dengan penahanan dan KUHAP tidak mewajibkan penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka,” pungkasnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+