JAKARTA - Kerja sama antara Iran dan Amerika Serikat tidak mungkin terjadi selama Washington terus mendukung Israel dan mempertahankan pangkalan militer serta mencampuri kawasan Timur Tengah.
Penegasan ini disampaikan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei pada Senin, 3 November.
Beberapa waktu lalu, Ayatollah Ali Khamenei mengatakan Amerika Serikat memperjelas posisinya menginginkan Iran menyerah.
"Trump menunjukkan kebenaran, memperjelas bahwa Amerika hanya akan puas dengan penyerahan dan kekalahan Iran dan tidak ada yang lain," katanya dalam pernyataan perdana usai gencatan senjata Iran-Israel dilansir CNN, Kamis, 26 Juni.
Pernyataan Khamenei ini mengacu pada unggahan Truth Social Presiden Donald Trump pekan lalu. Trump lewat tulisannya menuntut Iran “MENYERAH TANPA SYARAT.”
Khamenei mengatakan AS memiliki masalah mendasar dengan rezim Iran sejak Revolusi Islam 1979 yang membawanya ke tampuk kekuasaan.
SEE ALSO:
Baginya Washington telah menyamarkan tujuannya selama bertahun-tahun dengan menyinggung Iran soal hak asasi manusia, hak-hak perempuan, program nuklir hingga produksi rudal.
"Namun dalam pernyataannya, ia (Trump) mengungkapkan kebenaran, ia menunjukkan sikapnya," katanya.
"Presiden sebelumnya tidak mengatakan ini, karena ini tidak dapat diterima, tidak dapat diterima dan tidak masuk akal untuk memberi tahu suatu negara untuk menyerah. Mereka mengemukakan berbagai alasan, tetapi pada intinya mereka menginginkan Iran menyerah,” imbuh Khamenei.
The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)