JAKARTA – Direktur Eksekutif Citra Institute, Yusak Farchan menilai ada kemiripan dalam aksi blusukan yang belakangan kerap dipertontonkan beberapa kepala daerah seperti Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Wakil Wali Kota Surabaya Armuji maupun Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng dengan gaya Joko Widodo (Jokowi) semasa menjadi Gubernur DKI Jakarta atau saat jadi Presiden RI.

Seperti diketahui, baik Dedi, Armuji dan Agustina kerap mengunggah aktivitas blusukan mereka ke platform media sosial. Menurut Yusak, aksi blusukan--baik dalam bentuk pencitraan atau tidak--masih ampuh memikat publik. Namun, bukan berarti apa yang ditampilkan Dedi dan kepala daerah lainnya di media sosial bisa dijadikan patokan dalam mengukur kinerja mereka.

“Pencitraan itu tidak membuktikan jika suatu kepala daerah sukses. Suatu kepala daerah sukses jika program yang dia janjikan saat kampanye terlaksana. Jadi, jangan mudah tertipu dengan pencitraan kepala daerah,” ungkapnya, Jumat 28 Maret 2025.

Yusak menyatakan, di era media sosial seperti sekarang, citra seorang pejabat publik bisa dengan mudah dipoles sedemikian rupa sehingga seolah-seolah sang pejabat sudah bekerja siang dan malam demi rakyatnya. Bahkan, tidak menutup kemungkinan materi video yang ditampilkan juga dirancang berbasis skenario yang disepakati sang kepala daerah sebelumnya.

“Jadi, kerjanya paling beberapa menit. Tetapi, dibuat video potongan-potongan di media sosial seolah-seolah sudah bekerja keras. Padahal, (kepala daerah) datang ke masyarakatnya mungkin cuma sebentar,” imbuhnya.

Yusak juga mengungkapkan, pencitraan yang dilakukan kepala daerah populis juga bisa dimanfaatkan pemerintah pusat menjadi siasat untuk meredam kekecewaan publik terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah pusat. “Mungkin ini juga yang membuat perlunya menggelar retret agar ada sinkronisasi, dan pencitraan kesuksesan pemerintah di tingkah lokal,” tukasnya.


The English, Chinese, Japanese, Arabic, and French versions are automatically generated by the AI. So there may still be inaccuracies in translating, please always see Indonesian as our main language. (system supported by DigitalSiber.id)

Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+