JAKARTA - Korea Selatan menyiapkan dana jumbo untuk mendorong transformasi kecerdasan buatan atau AI di sektor manufaktur. Investasi awalnya sedikitnya 1 triliun won, setara 665,5 juta dolar AS.
Yonhap dikutip Selasa, 19 Mei melaporkan, dana itu disiapkan Kementerian Perdagangan, Perindustrian, dan Sumber Daya Korea Selatan untuk mendukung pertumbuhan industri selama tiga tahun ke depan.
Dana tersebut diberi nama industrial growth fund atau dana pertumbuhan industri. Sasarannya mencakup transformasi AI manufaktur, pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih seimbang, dan pengembangan sumber pertumbuhan baru.
Program AI manufaktur itu dikenal dengan nama M.AX. Fokusnya adalah membawa AI lebih jauh ke sektor produksi. Proyek yang dibidik antara lain robot humanoid, pabrik berbasis AI, kendaraan masa depan, dan kapal otonom.
Bank-bank swasta yang mengelola dana riset dan pengembangan kementerian telah berkomitmen menanamkan investasi awal gabungan 1,1 triliun won. Dari jumlah itu, Hana Bank akan menyalurkan 620 miliar won.
BACA JUGA:
Pemerintah Korea Selatan juga akan mencari tambahan investasi dari sektor swasta.
Sebagai tahap pertama, pemerintah Korea Selatan akan membentuk dana inovasi M.AX. Dana ini menjadi subdana pertama dari dana pertumbuhan industri dan akan diarahkan untuk proyek transformasi AI manufaktur.
Dengan investasi awal 100 miliar won, pemerintah menargetkan dana M.AX dapat menarik total 500 miliar won.
Kementerian juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan bank dan otoritas terkait. Nilai dukungan pembiayaannya mencapai 700 miliar won untuk tiga tahun ke depan.
Dukungan itu mencakup penjaminan teknologi dan asuransi perdagangan bagi perusahaan yang terlibat dalam proyek riset dan pengembangan inovatif.
Lewat skema ini, Seoul ingin mempercepat masuknya AI ke industri manufaktur. Pemerintah juga berupaya menggabungkan dana publik, investasi bank, dan pembiayaan swasta agar proyek industri baru tidak berhenti di tahap riset.