JAKARTA - Senat Amerika Serikat mengukuhkan Kevin Warsh sebagai anggota Dewan Gubernur Federal Reserve atau The Fed, bank sentral AS. Keputusan ini membuat calon pilihan Presiden Donald Trump itu makin dekat ke kursi ketua The Fed.
Dikutip dari Anadolu Agency, Rabu, 13 Mei, Senat menyetujui Warsh untuk masa jabatan 14 tahun dengan hasil suara 51 berbanding 45 pada Selasa.
Pengukuhan ini baru berlaku untuk posisi Warsh sebagai anggota Dewan Gubernur The Fed. Pemungutan suara terpisah masih akan digelar untuk pencalonannya sebagai ketua Dewan Gubernur dengan masa jabatan empat tahun.
Jika disetujui, Warsh akan menggantikan Jerome Powell. Masa jabatan Powell sebagai ketua The Fed dijadwalkan berakhir pekan ini.
Sebelumnya, Komite Perbankan Senat menyetujui pencalonan Warsh dengan hasil 13 berbanding 11. Persetujuan itu terjadi setelah Senator Republik Thom Tillis mencabut penolakannya.
BACA JUGA:
Tillis sempat mengancam menahan pencalonan Warsh di tingkat komite. Ia meminta Departemen Kehakiman lebih dulu mengakhiri penyelidikan terhadap Powell terkait renovasi kantor pusat Federal Reserve di Washington, DC, dan dugaan pembengkakan biaya.
Departemen Kehakiman kemudian menutup penyelidikan tersebut. Mereka meminta Inspektur Jenderal Federal Reserve Michael Horowitz meninjau perkara itu. Setelah itu, Tillis mendukung pencalonan Warsh untuk maju.
Pencalonan Warsh menjadi perhatian pasar karena berlangsung saat pemerintahan Trump mendorong suku bunga lebih rendah, pemotongan pajak, dan deregulasi. Arah kebijakan The Fed serta independensi bank sentral AS kini ikut menjadi sorotan.