Bagikan:

JAKARTA - PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus mempercepat pekerjaan pelebaran Jalan Tol Surabaya–Gempol, khususnya pada segmen Kejapanan–Gempol.

Hingga minggu ke-35 pelaksanaan, progres kumulatif proyek tersebut telah mencapai 81,02 persen.

Pekerjaan tersebut merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas infrastruktur di koridor strategis Jalan Tol Trans–Jawa.

Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo mengatakan, pekerjaan dilakukan dilaksanakan secara bertahap dan terukur agar lalu lintas tetap berjalan lancar.

"JTT terus melakukan percepatan pekerjaan secara optimal dengan memperhatikan aspek operasional di lapangan. Seluruh tahapan pekerjaan dilakukan melalui koordinasi intensif agar pekerjaan pelebaran dapat berjalan efektif tanpa mengganggu kenyamanan pengguna jalan secara signifikan," ujar Ria dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 8 Mei.

Pelebaran dilakukan untuk meningkatkan kapasitas layanan pada ruas dengan volume lalu lintas yang terus berkembang.

Ruas tersebut menjadi jalur penghubung penting bagi mobilitas masyarakat serta distribusi logistik dari Surabaya menuju Gempol, Pasuruan, Malang dan kawasan penyangga di Jawa Timur.

Ria bilang, pelebaran Tol Surabaya–Gempol merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung konektivitas dan pertumbuhan kawasan.

Menurut dia, peningkatan kapasitas jalan diharapkan dapat menunjang mobilitas masyarakat yang semakin dinamis sekaligus memperlancar distribusi logistik di Jawa Timur.

"Kami ingin menghadirkan infrastruktur jalan tol yang mampu memberikan pengalaman perjalanan lebih baik bagi pengguna jalan, baik dari sisi kenyamanan maupun efisiensi waktu tempuh," katanya.

Selama pekerjaan berlangsung, pengaturan lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kebutuhan di lapangan. JTT memastikan operasional jalan tol tetap berjalan normal.

Selain itu, JTT juga menyiagakan petugas serta perlengkapan pengamanan kerja guna menjaga keselamatan pengguna jalan dan pekerja konstruksi.

JTT mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi perjalanan, memastikan kecukupan saldo uang elektronik, mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

Lebih lanjut, perseroan juga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung. Pengguna jalan diharapkan dapat memahami proses tersebut sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan jalan tol.

Untuk informasi lalu lintas terkini, pengguna jalan dapat menghubungi One Call Center Jasa Marga di 133 atau mengunduh aplikasi Travoy.