JAKARTA – Bakal calon Ketua Umum BPP Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Ade Jona Prasetyo resmi mengembalikan formulir pendaftaran untuk periode 2026–2029.
Dia menjadi kandidat pertama yang menuntaskan tahapan tersebut menjelang Musyawarah Nasional (Munas) XVIII HIPMI.
Jona menegaskan komitmennya membangun HIPMI sebagai “economic power network” yang memperkuat jejaring bisnis antaranggota.
“Pengembalian formulir adalah bagian dari ikhtiar menuju Munas XVIII HIPMI,” ujar Jona, Jumat,
Jona yang juga menjabat Wakil Bendahara Umum BPP HIPMI menilai, organisasi pengusaha muda tersebut perlu memperkuat kolaborasi lintas daerah guna mendorong perputaran ekonomi internal yang lebih produktif.
Ia mengantongi dukungan minimal dari delapan Badan Pengurus Daerah (BPD), antara lain dari Sumatera Utara, Aceh, Jambi, Sumatera Barat, Bengkulu, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, dan Banten.
Meski demikian, Jona menegaskan akan terus memperluas dukungan nasional. “Kami akan merangkul seluruh BPD se-Indonesia untuk memperkuat jejaring ekonomi HIPMI,” imbuhnya.
BACA JUGA:
Di tengah kontestasi, ia menekankan pentingnya kompetisi yang sehat. Menurutnya, seluruh kandidat merupakan bagian dari ekosistem yang sama sehingga stabilitas organisasi harus tetap terjaga.
Dengan mengusung tagline “Melangkah, Merangkul, dan Berkolaborasi”, Jona menilai HIPMI dapat menjadi motor penggerak ekonomi berbasis jaringan pengusaha muda yang saling terhubung dan saling menguntungkan.