JAKARTA - Pemerintah menargetkan, pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana longsor di Kabupaten Tapanuli Utara, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dapat selesai secara bertahap dan selesai seluruhnya pada Juni 2026.
Percepatan pembangunan tersebut menjadi fokus utama pemerintah mengingat para korban bencana telah lama menunggu kepastian tempat tinggal layak dan aman.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) bersama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Ketua Satuan Tugas (Satgas) Bencana Nasional Tito Karnavian menegaskan, percepatan harus dilakukan tanpa mengabaikan kualitas bangunan.
Pembangunan huntap tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi antara pemerintah dan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.
Ini merupakan bagian dari upaya penyediaan rumah layak huni bagi masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Ara menegaskan, pembangunan huntap merupakan prioritas pemerintah dan harus dikerjakan secara serius sesuai standar yang telah ditetapkan.
"Kami ingin pembangunan hunian tetap ini benar-benar selesai dengan baik, tepat waktu dan berkualitas. Masyarakat korban bencana sudah terlalu lama menunggu kepastian tempat tinggal layak," ujar Ara dikutip dari laman resmi Kementerian PKP, Jumat, 27 Maret.
Sebagai bagian dari percepatan, pemerintah menetapkan dua tahap penyelesaian.
Tahap pertama sebanyak 68 unit rumah ditargetkan selesai pada 5 Mei 2026 dan akan langsung diserahterimakan kepada masyarakat.
Kemudian, tahap kedua sebanyak 35 unit rumah ditargetkan rampung pada 30 Juni 2026.
Di sisi lain, Tito meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara untuk lebih serius dalam mengawal pembangunan hunian tetap.
BACA JUGA:
Dia menekankan, pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah dan kontraktor guna mencegah hambatan maupun keterlambatan di lapangan.
Melalui langkah percepatan tersebut, pemerintah berharap seluruh pembangunan hunian tetap dapat segera diselesaikan.
Sehingga masyarakat terdampak bencana longsor di Tapanuli Utara dapat kembali tinggal di rumah aman, layak dan nyaman.