Bagikan:

JAKARTA - Sebanyak 574 personel disiagakan untuk melayani pemudik di sepanjang ruas Jalan Tol Trans Jawa selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Personel on call tersebut merupakan bagian dari kesiapan operator jalan tol dalam memastikan kelancaran dan keamanan perjalanan masyarakat, khususnya di jalur utama yang menghubungkan berbagai kota di Pulau Jawa.

Para petugas akan ditempatkan di sejumlah titik strategis untuk memberikan layanan lalu lintas, penanganan gangguan hingga bantuan darurat bagi pengguna jalan.

"Personel tersebut siap dikerahkan sewaktu-waktu untuk menangani berbagai kondisi darurat maupun potensi gangguan lalu lintas yang dapat terjadi selama periode peningkatan mobilitas masyarakat," ujar Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol atau JTT Ria Marlinda Paallo dikutip dari keterangan resmi, Kamis, 19 Maret.

Selain itu, dukungan operasional juga diperkuat melalui penyediaan armada derek, ambulans serta patroli jalan tol yang bersiaga selama 24 jam.

Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap peningkatan volume kendaraan signifikan selama periode mudik Lebaran, terutama di ruas-ruas dengan tingkat kepadatan tinggi.

Pengelola jalan tol bersama pihak kepolisian dan instansi terkait juga terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh layanan berjalan optimal.

Pengguna jalan diimbau untuk tetap mematuhi rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan serta memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima agar perjalanan mudik berlangsung aman dan lancar.