JAKARTA - Program mudik gratis yang diselenggarakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) pada Lebaran 2026 mencatatkan peningkatan signifikan. Jumlah pemudik yang terfasilitasi mencapai 116.688 orang atau naik sekitar 10,3 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya.
Sekadar informasi, program mudik gratis bertajuk ‘Mudik Nyaman Bersama’ merupakan bagian dari program mudik bersama yang diselenggarakan oleh Badan Pengelola (BP) BUMN bersama Danantara yang diikuti oleh 96 perusahaan pelat merah.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan program mudik gratis BUMN merupakan inisiatif dari BP BUMN yang melibatkan puluhan perusahaan pelat merah. Pada tahun ini, program tersebut melayani pemudik dengan tiga moda transportasi utama.
“Program mobil gratis BUMN ini atas inisiasi dari BP BUMN. Dan tahun ini, tahun 2026, sudah realisasi 116.688 pemudik yang insyaallah akan berangkat hari ini dan sampai dengan tanggal 18,” ujar Awaluddin dalam acara Pelepasan mudik Gratis BUMN, di Jakarta, Selasa, 17 Maret.
Awaluddin mengatakan capaian tersebut melampaui realisasi tahun 2025 yang tercatat sebanyak 105.794 pemudik. Adapun, pemudik akan dilayani tiga moda transportasi utama yaitu bus, kereta api, dan kapal laut.
“Realisasi tahun ini menunjukkan pertumbuhan yang cukup signifikan, kurang lebih sekitar 10,3 persen. Ini menunjukkan animo dari masyarakat sangat tinggi,” jelasnya.
Menurut Awaluddin, capaian tersebut berarti jumlah peserta mudik gratis BUMN tahun ini melampaui target sekitar 112,2 persen. Hal ini mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap program tersebut.
“Target yang ditetapkan pada tahun 2026 ini yang sebanyak 104.000 pemudik, realisasi pembangkatan yang tadi kami sampaikan mencapai 116.688 pemudik artinya telah mencapai 112,2 persen dari target yang sesungguhnya ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat terhadap program mudik gratis BUMN,” kata dia.
Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan program mudik gratis merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama periode Lebaran.
Menurut AHY, pelaksanaan mudik juga merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto agar seluruh jajaran pemerintah memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan lancar.
“Tentu ini merupakan arahan dari Bapak Presiden Prabowo Subianto agar kita semua berupaya terbaik untuk menyelenggarakan mudik Lebaran. Kita tahu mudik bukan hanya sekadar perjalanan tetapi sebuah tradisi, banyak harapan, dengan sukacita untuk bisa berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” ujar AHY.
Ia menambahkan, pemerintah melalui kementerian dan lembaga terkait terus memastikan kesiapan infrastruktur dan sarana transportasi, mulai dari jalan, terminal, stasiun, pelabuhan, hingga bandara.
“Kami ingin memastikan jalan, terminal, stasiun, pelabuhan, dan bandara siap, termasuk armada pesawat, kapal, dan kereta,” ucapnya.
BACA JUGA:
Selain itu, pemerintah juga memberikan sejumlah insentif untuk meringankan beban masyarakat selama perjalanan mudik, seperti diskon tiket transportasi hingga potongan tarif tol.
“Dan kita juga ingin mengurangi beban perjalanan dengan memberikan sejumlah insentif diskon tiket, termasuk diskon tarif tol. Dan hari ini juga mudik gratis yang diselenggarakan oleh BUMN, mudah-mudahan ini bisa dinikmati masyarakat,” katanya.
AHY juga mengapresiasi partisipasi BUMN dalam menyukseskan program mudik gratis tahun ini, termasuk penyediaan berbagai moda transportasi yang inklusif, seperti bus listrik dan bus khusus disabilitas.
Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan mudik dapat berjalan dengan aman, lancar, dan selamat.
“Semoga perjalanan ini bisa berjalan dengan baik, aman, lancar. Nomor satu adalah selamat. Para pemudik dan pengemudi juga harus menjaga stamina agar tiba di tujuan dengan selamat,” kata AHY.