Bagikan:

JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menyiapkan uang kas sebesar Rp25 triliun selama periode libur Idulfitri 2026.

Asal tahu saja, uang kas tersebut bersumber dari saldo ratas BRI dan tambahan kas BRI. Angka ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Direktur Operations BRI Hakim Putratama merinci, uang kas yang berasal dari saldo ratas diketahui sebesar Rp19,7 triliun dan tambahan kebutuhan kas selama libur layanan Idulfitri sebesar Rp5,3 triliun.

"Dari tahun ke tahun ii turun semua karena seiring dengan meningkatnya pengguna laynan digital banking kita," ujarnya kepada awak media, dikutip Rabu, 11 Maret.

Hakim menambahkan, pada tahun 2024, BRI menyiapkan uang kas sebesar Rp29 triliun untuk 10 hari, dan tahun 2025 sebesar Rp27 triliun untuk 11 hari.

Kendati mengalami penurunan, ia memastikan uang tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan kas nasabah yang melakukan mudik.

Menurutnya, menurunnya penggunaan uang tunai ini juga sejalan dengan strategi perusahaan yang mengurangi uang kas untuk menekan biaya operasional.

Dikatakan Hakim, selama masa libur Idulfitri, BRI menyiapkan 186 Unit Kerja BRI yang buka pada tanggal 18, 20, 23, dan 24 Maret 2026 yang beroperasi pada pukul 08.00 sampai dengan 15.00.

Adapun layanan yang tersedia antara lain pembukaan rekening, penarikan-setoran, pelayanan kartu debit, registrasi e-banking, setoran penerimaan negara, complain handling, dan layanan Nasabah Khusus seperti Pertamina Jasa Raharja.

Lebih lanjut, BRI juga memastikan kesediaan 19.657 ATM dan CRM, 284.670 EDC, 1,2 juta agen BRILink, dan 4,6 juta titik QRIS.