TANGERANG – PT Bank Digital BCA atau blu by BCA Digital mencatatkan kinerja solid sepanjang tahun buku 2025 dengan membukukan laba bersih sebesar Rp213,4 miliar, melonjak 98 persen secara tahunan (yoy).
Kinerja keuangan tersebut dipaparkan dalam sesi mini talkshow bertajuk Ngobrol C.U.A.N bareng BCA Digital yang digelar dalam rangkaian BCA Expoversary 2026 di ICE BSD, Tangerang, Jumat, 6 Februari.
Head of Corporate Planning BCA Digital, Yoga T Halim mengatakan, lonjakan laba bersih hampir dua kali lipat itu tidak terlepas dari meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan BCA Digital.
“2025 menjadi tonggak sejarah baru di mana perseroan berhasil mencatatkan laba bersih Rp213,4 miliar. Pertumbuhan profitabilitas yang hampir dua kali lipat ini berjalan selaras dengan kepercayaan masyarakat yang kian menebal,” ujar Yoga.
Kepercayaan tersebut tercermin dari pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) yang naik 22 persen menjadi Rp14,3 triliun.
Dari sisi penyaluran kredit, BCA Digital mencatat pertumbuhan 31 persen menjadi Rp8,6 triliun, sementara pendapatan operasional meningkat 38 persen menjadi Rp1,5 triliun.
Hingga akhir 2025, jumlah nasabah BCA Digital telah melampaui 3 juta pengguna.
Menurut Yoga, sinergi dalam ekosistem Grup BCA turut berperan dalam menopang pertumbuhan bisnis BCA Digital, sekaligus menjaga keseimbangan antara ekspansi dan pengelolaan risiko.
Selain kinerja keuangan, BCA Digital juga meraih pengakuan industri dengan memborong 50 penghargaan sepanjang 2025.
Penghargaan tersebut didominasi kategori Product & Services serta Sales & Communication, disusul bidang Leadership serta Human Resources & Operations.
Sementara itu, Head of Corporate Communications BCA Digital, Nariswari Yudianti menegaskan pertumbuhan bisnis perseroan dibangun dengan pendekatan yang berpusat pada kebutuhan nasabah.
“Setiap fitur yang lahir bukan sekadar pembeda (Unique Selling Point), melainkan solusi nyata untuk kebutuhan hidup nasabah yang dinamis sekaligus upaya menciptakan dampak positif bagi masyarakat,” kata Nariswari.
Pendekatan tersebut diterjemahkan melalui Corporate Sustainability Initiative (CSI) yang bertumpu pada tiga pilar utama, yakni People, Prosperity, dan Planet.
BACA JUGA:
Sepanjang 2025, sambung dia, BCA Digital menjalankan sejumlah program keberlanjutan, mulai dari literasi keuangan melalui bluAcademy, edukasi finansial bagi pelajar, hingga pengelolaan limbah dan pengurangan emisi karbon melalui kolaborasi dengan berbagai mitra.
Memasuki 2026, BCA Digital menyiapkan empat arah strategis utama, yaitu menjaga pertumbuhan berkelanjutan dan kepercayaan nasabah, memperluas ekosistem kolaborasi, memperkuat infrastruktur teknologi informasi, serta memastikan setiap inovasi memberikan dampak nyata.
“BCA Digital akan terus memperkuat pendekatan keberlanjutan berbasis People, Planet, dan Prosperity melalui pengembangan berbagai inisiatif dan kolaborasi yang relevan dengan ekosistem blu. Sebagai bagian dari penguatan Purpose for Impact, kami berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan yang inklusif dan berdampak berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia melalui semangat #TumbuhBarengKamu,” tutup Nariswari.